Dokter Positif Corona, Seluruh Pegawai Puskesmas Sungai Langkai Tes Antigen

Dokter Positif Corona, Seluruh Pegawai Puskesmas Sungai Langkai Tes Antigen

Puskesmas Sungai Langkai, Sagulung. (Foto: dinkes.batam.go.id)

Batam, Batamnews - Munculnya 6 kasus baru Covid-19 meningkatkan kewaspadaan Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepulauan Riau.

Penelusuran atau tracing terhadap kontak erat salah satu dari 6 warga yang terpapar Covid-19 itu langsung dilakukan kepada seluruh pegawai Puskesmas Sungai Langkai, Kecamatan Sagulung.

Diketahui, salah satu pasien yang terpapar Covid-19 tersebut merupakan dokter yang bertugas di Puskesmas Sungai Langkai. Dari pelaksanaan tes antigen tersebut, hasilnya secara keseluruhan dinyatakan negatif.

"Alhamdulillah, hasil tes antigen terhadap seluruh pegawai Puskesmas (Sungai Langkai) negatif," ujar Kepala Dinkes Batam, Didi Kusmarjadi, Jumat (5/11/2021).

Tes antigen yang dilakukan terhadap 46 orang pegawai puskesmas. Upaya tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas di lingkungan kerja.

"Ada 46 orang dites termasuk kepala puskesmas. Kita lakukan tes untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di puskesmas tersebut, jadi tes semua," katanya.

Baca: Nyaris Sentuh 0 Kasus, Kasus Covid-19 Batam Bertambah Lagi
 
Didi mengatakan, jika tes antigen menunjukan hasil positif. Ada kemungkinan puskesmas tersebut akan ditutup sementara. Namun, karena hasilnya negatif, puskesmas tersebut buka seperti biasa sesuai jadwal.

"Kemarin, kalau hasilnya banyak positif, kemungkinan puskesmas tersebut akan ditutup. Tapi karena hasilnya sudah keluar semua negatif, puskesmas buka seperti biasa," kata dia.

Sebelumnya diberitakan dalam laporan harian Covid-19 Kota Batam per 4 November 2021, ada 7 orang pasien terkonfirmasi Covid-19. Sehingga secara kumulatif, pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan berjumlah 9 orang.

Dari 7 pasien yang terpapar Covid-19, 6 orang di antaranya merupakan satu keluarga. Keenamnya merupakan warga Sukajadi, Kecamatan Batam Kota.

“Mereka satu keluarga, ada 6 orang,” kata Didi.

(ret)