Dua Kapal Nelayan di Meranti Hangus Terbakar

Dua Kapal Nelayan di Meranti Hangus Terbakar

ilustrasi

Meranti, Batamnews - Dua kapal kayu milik nelayan yang sedang bersandar pelabuhan rakyat di Desa Tanjung Kulim, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti hangus terbakar dilalap si jago merah, pada Jumat (15/10/2021).

"Iya kejadiannya maghrib kemarin. Kapalnya hangus terbakar usai pemiliknya pulang dari menjaring ikan di laut," ujar Plt Kepala Desa Tanjung Kulim, Zainal, Minggu (17/10/2021).

Ia menjelaskan, kapal tersebut sudah diparkir dengan aman di pelabuhan rakyat setelah pemilik kapal pulang. Namun tak berselang lama, tiba-tiba tampak api muncul dari dalam kapal. Api disinyalir berasal dari cerobong asap yang masih panas.

"Diduga api berasal dari knalpot asap yang masih panas. Sisa pembakaran dari mesin itu ditiup angin dan mengenai bahan yang mudah terbakar, lalu membakar seluruh bodi kapal," katanya.

Mirisnya, kobaran api yang terus membesar di kapal milik Amran itu malah menyambar ke kapal milik Anwar yang berada tepat di sebelahnya. Alhasil, kedua kapal itu pun hangus terbakar.

"Kebakaran pertama kali terjadi pada kapal milik Amran. Karena api sangat besar, lalu merembet ke kapal milik Anwar yang berada di sebelahnya," ujar Zainal.

Meski tidak ada korban jiwa, lanjutnya, kerugian dari kejadian tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Ditambah lagi di dalam kapal terdapat puluhan keping jaring batu yang ikut lenyap.

Amran mengalami kerugian kapal bersama jaring batu miliknya sebanyak 20 keping. Sedangkan Anwar mengalami kerugian kehilangan kapal bersama jaring batunya sebanyak 10 keping.

"Satu kepingnya diperkirakan senilai 2,5 juta. Saat ini mereka belum bisa melaut untuk mencari nafkah buat keluarga mereka dan berharap ada bantuan dari pemerintah," kata Zainal.

(jun)