Bupati Apri Prihatin Masih Ada Warga Bintan yang Tak Percaya Covid

Bupati Apri Prihatin Masih Ada Warga Bintan yang Tak Percaya Covid

Bupati Bintan, Apri Sujadi dalam dialog dengan warga di Kecamatan Bintan Timur, Minggu (1/8/2021) pagi. (Foto: Ary/Batamnews)

Bintan, Batamnews - Pemkab Bintan terus berupaya keras untuk mensukseskan vaksinasi massal di Kabupaten Bintan. Masih ada 30 persen lagi warga yang belum divaksinasi, yakni 42.577 data target vaksin.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan masih didapati warga yang tak percaya dengan covid-19 dan juga enggan atau takut divaksin. Hal ini dipicu karena maraknya informasi hoaks dan menjadi bola liar di beberapa jejaring media sosial.

Baca juga: Alasan Pandemi, Anggaran Program Gerbang Kampung di Bintan Turun Drastis

"Kami sangat prihatin, di tengah wabah Covid-19 melanda banyaknya isu-isu yang menyesatkan serta menimbulkan keresahan ini," ujar Apri di Kantor Camat Bintan Timur, Minggu (1/8/2021).

Dia meminta masyarakat dapat lebih selektif dalam menyerap informasi yang beredar di tengah wabah Covid-19. Karena acap kali membuat masyarakat kebingungan untuk memilah informasi yang dianggap benar dan valid.

Banyak terdapat informasi yang ternyata tidak sesuai fakta dan rekam medis. Dimulai dari informasi yang bilang Covid-19 itu tidak nyata. Lalu ada yang bilang pihak rumah sakit dengan sengaja meng covid-kan pasien bahkan ada juga yang bilang kenapa sudah divaksin tapi masih terkena covid-19.

"Dalam situasi seperti saat ini seharusnya warga tidak begitu saja menyaplok informasi yang sumbernya belum tentu benar. Masyarakat dapat melihat fakta dan bukti sehingga tidak menerima persepsi yang keliru dimana para pihak medis lebih memahami terkait hal tersebut," jelasnya.

Covid-19 ditegaskan Apri ke warga ditegaskannya adalah hal nyata dan sudah menjadi pandemi.

Baca juga: 40 Ribu Lebih Warga Bintan Belum Peroleh Vaksinasi Covid-19

"Kemudian vaksin itu bukan berfungsi menghilangkan atau membunuh virus namun berfungsi untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Apabila seseorang yang divaksin terkena atau terpapar covid-19 maka daya tahan tubuhnya dapat lebih kuat dibandingkan yang belum divaksin," paparnya

Meskipun sudah divaksin, ia mengimbau warga tetap jalankan protokol kesehatan.

(ary)