https://www.batamnews.co.id

Penanganan Karhutla di Batam, Damkar Beserta TNI/Polri Bersiaga

Kebakaran hutan di Galang. (Foto: Reza/Batamnews)

Batam - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Batam mulai merebak di berbagai titik, seperti di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur, Galang serta hutan dekat kawasan Bandara Hang Nadim.

Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Batam, Azman mengatakan kebakaran di kawasan TPA Punggur dilakukan dengan penanganan khusus, karena tumpukan sampah mengandung zat metan.

“Jadi pakai alat berat, terus timbun tanah dan back up penyiraman air,” ujar Azman, Rabu (24/2/2021).

Ia memperkirakan jika konsisten disiram dengan air atau musim penghujan selama seminggu, api dapat padam. Namun saat ini, Azman menjalaskan kondisi TPA sudah dalam keadaan aman.

“Aman, hanya ada asap dan tidak ada api,” kata dia.

Untuk kebakaran di kawasan hutan dekat bandara serta hutan bukit daeng sudah terselesaikan.

Sementara itu, karhutla di kawasan Galang diperkirakan meluas hingga 10 hektare. Sedangkan di kawasan Nongsa mencapai 5 hektare.

“Titik (kebakaran) lebih dari 10, belum dapat rekap keseluruhan,” katanya.

Mengenai penyebab kathutla, Ia memperkirakan ada kelalaian, tidak bisa karena terbakar sendiri. Sehingga pihaknya mengimbau agar masyarakat jangan membakar lahan, atau apapun itu baik sampah rumah tangga dan sebagainya.

“Jangan buang puntung rokok sembarangan, terutama nih para pengguna kendaraan, karena sekarang lagi musim panas,” kata dia.

Saat ini, pihaknya bersama TNI/Polri sedang siaga selama 24 jam, apel gabungan juga telah dilaksanakan untuk menindaklanjuti kebakaran di Batam.

“Kita berharap jangan ada lagi selain yang sudah ada kemarin,” katanya.

(ret)