Satu Keluarga di Bintan Positif Corona, Gama: Tertular dari Ayahnya

Satu Keluarga di Bintan Positif Corona, Gama: Tertular dari Ayahnya

Ilustrasi.

Bintan - Empat pasien asal Kampung Nosari Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) yang dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 pada Senin (19/10/2020) ternyata satu keluarga. 

Kepala Dinas Kesehatan Dinkes Bintan dr Gama AF Isnaeni mengatakan pasien positif covid-19 kasus 198-201merupakan satu keluarga. Mereka adalah seorang ibu beserta 3 orang anak perempuannya.

"Jadi dalam satu hari itu tepatnya Senin (19/10/2020) ibu dan 3 orang anaknya dinyatakan positif terinfeksi covid-19," ujar Gama, Rabu (21/10/2020).

Seorang ibu dan 3 anak perempuannya tersebut adalah Nu seorang ibu berusia 45 tahun. Lalu Pip anak pertama berusia 12 tahun, NPM merupakan anak kedua berusia 7 tahun dan Ha anak ketiga berusia 2 tahun.

Mereka bertiga merupakan hasil tracing dari orang-orang yang berkontak erat dengan pasien positif covid-19 kasus ke 193. Yaitu Ma seorang pria berusia 49 tahun yang tak lain adalah ayah dari 3 anak perempuan itu atau suami dari Nu.

"Jadi 3 orang anak perempuan beserta ibunya itu tertular dari ayahnya," jelasnya.

Gama menjelaskan hasil penyelidikan epidemilogi, bahwa Ma ditetapkan sebagai pasien kasus ke 193 pada Rabu (14/10/2020) lalu. Sepulang dari Kota Batam, Ma mengalami sakit dengan gejala demam, batuk, lemah, dan mual muntah.

Lantas Ma dibawa ke Puskesmas Kijang Kota. Kemudian disana dia menjalani pengambilan swab dan hasilnya positif covid-19. Lalu dia dirujuk ke RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) Kepri Batu 8 Kota Tanjungpinang untuk menjalani isolasi.

Kemudian ibu atau istri serta tiga orang anaknya ditracing di Puskesmas Kijang Kota. Mereka diambil swabnya dan hasilnya juga positif sehingga satu keluarga ini yaitu suami istri beserta 3 anaknya telah menjalani isolasi di RSUP RAT Kepri.

"Belum diketahui mereka tertular dari mana. Namun kita dapati bahwa MA sebagai kepala keluarga berprofesi sebagai ahli rukiyah. Jadi besar kemungkinan tertular dari klien yang disembuhkannya," ucapnya. 

(ary)