Tak Bawa Surat Sehat, Puluhan Penumpang dari Batam Tertahan di Pelabuhan Karimun

Tak Bawa Surat Sehat, Puluhan Penumpang dari Batam Tertahan di Pelabuhan Karimun

Para penumpang yang baru tiba di Pelabuhan Karimun, Jumat (22/5/2020). (Foto: Edo/Batamnews)

Karimun - Sejumlah penumpang kapal feri dari Batam tertahan saat tiba di Tanjungbalai Karimun, Jumat (22/5/2020). Mereka tidak mengantongi surat keterangan sehat bebas Covid-19 saat tiba di Karimun.

Penumpang pun mengeluhkan hal ini. Mereka mengaku, saat akan berangkat mereka tidak ditanyai tentang surat tersebut. Mereka hanya diisi mengisi kartu kontrol berwarna kuning dan pemeriksaan cek suhu sebelum berangkat dari Batam.

"Beli tiket, terus naik kapal. Tidak ada diminta tunjukkan surat kesehatan disana (Batam).Habis itu diperiksa suhu tubuh," ujar seorang penumpang, Indra, Jumat (22/5/2020).

Pria itu mengaku akan pulang ke Kecamatan Moro membesuk orangtuanya yang sakit. "Saya dari Batam, istri baru saja melahirkan di sana," ucapnya.

Ia dan beberapa penumpang lainnya tertahan di Pelabuhan Karimun. Rencananya mereka akan menjalani rapid test sebelum diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

Koordinator Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Karimun, Muhammad Rahendra mengatakan tindakan ini sudah sesuai prosedur dan kesepakatan tim

"Yang datang tadi banyak tidak memiliki surat kesehatan. Satgas akan melakukan tes kesehatan," ujarnya.

Mereka didata dengan menerapkan physical distancing.

Kepala Dinas Kesehatan Karimun juga tampak hadir memantau test kesehatan. Petugas di Karimun akhirnya berkordinasi dengan petugas pelabuhan di Batam terkait hal ini

"KSOP sudah mengkoordinasikan ke Batam. Dimana, yang boleh membeli tiket ke Karimun bahwa orang telah mempunyai surat keterangam kesehatan, baik itu dari puskesmas, klinik dan rumah sakit," kata Hendra.

(aha)