Kepala DLH Batam Ragukan Amdal dan Kontruksi Bangunan Pollux Habibie

Kepala DLH Batam Ragukan Amdal dan Kontruksi Bangunan Pollux Habibie

Meirsterstadt Pollux Habibie Batam (Foto: Batamnews)

Batam - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozie meragukan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) yang dimiliki pengembang mega proyek Meirsterstadt Pollux Habibie Batam, Kepri. 

Menyusul ambruknya pagar pembatas apartemen Pollux dengan rumah warga. Tidak itu saja, air bah pun menghantam rumah warga setempat.

Belasan rumah jadi korban, kendaraan bermotor, hingga peralatan elektronik warga. Sebelum kejadian itu sejak 2015 warga Citra Batam sudah mengeluhkan aktivitas pengembang.

"Amdal itu kajian lingkungannya, kami akan cek," ujar Herman saat ditemui di Sekupang. 

Ia menjelaskan rekomendasi itu diberikan tercakup dalam Rencana Pengelolaan Lingkungan/Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL/RPL). Dan mereka akan memastikan rekomendasi yang diberikan sesuai atau tidak. 

Namun selain itu pihaknya mempertimbangkan faktor lain, seperti dari segi konstruksi bangunan. 

"Kami belum tahu konstruksinya sesuai atau tidak, bisa saja kontruksinya tidak benar," katanya. 

Kemudian faktor lainnya berupa kondisi alam yang masuk force majeure, menurutnya ini bisa jadi kemungkinan peristiwa bangunan apartemen Polllux menjadi ambruk. Oleh karena itu, pihaknya memastikan dan petugas sudah turun ke lapangan. 

"Bisa jadi semua sudah benar, tetapi kondisi alam di luar kendali kita," ucapnya. 

Anggota DPRD Kota Batam Muhammad Rudi juga sebelumnya meragukan bangunan Pollux Habibie yang miring. Ia menyampaikan hal itu saat pertemuan dengan pihak Pollux Habibie.

Kepada Batamnews, Turut General Affair PT Pembangunan Perumahan sebagai pengembang Pollux Habibie membantah hal tersebut. Menurut Turut, setelah pernyataan itu muncul, pihak PP telah melakukan pengujian secara simple.

Hasilnya, keempat tower apartemen itu dalam kondisi tidak miring. Namun ia mengaku, perlu lembaga khusus lagi untuk memastikan mengenai kondisi kontruksi Pollux Habibie tersebut.

Bangunan berupa pagar pembatas di Apartemen Pollux Habibie, Batam Centre ambruk. Dan membuah material bangunan menghantam sejumlah rumah di perumahan Citra Batam, Rabu (29/1/2020) sore. 

 

(ret)