5 Fakta Autoimun, Penyakit yang Menyerang Ashanty

5 Fakta Autoimun, Penyakit yang Menyerang Ashanty

Instagram @ashanty_ash

Jakarta - Ashanty mendapatkan berita mengejutkan ketika menemani sang suami, Anang Hermansyah, check-up ke RSPAD Gatot Subroto. Lewat akun Instagram pribadinya, Ashanty mengungkap bahwa ia didiagnosa dokter menderita penyakit autoimun.

Ashanty menceritakan bahwa ia sering mengeluh sulit tidur, sakit kepala, belakangan suka menjadi pelupa, suka cemas, mudah stres, dan terlalu banyak pikiran. Ia mengaku sempat merasa takut setelah mencari tahu soal penyakit tersebut.

"Ngga tahu selama ini aku sakit apa!! Ngga bisa tidur kenapa? Sakit kepala dari dulu krn apa? pelupa bgt belakangan, suka cemas, mudah stres belakangan, gampang kepikiran!! untung cepet kesini dan untung ikut check kl ngga aku ngga akan pernah tau, selama ini aku kenapa begini..," tulis Ashanty, Rabu (9/10/2019).

Tapi, apa itu penyakit autoimun? Apa penyebab dan gejalanya? Berikut serba-serbi tenyang penyakit autoimun.

 

1. Apa Itu Penyakit Autoimun?

Penyakit autoimun adalah kondisi di mana sistem imun justru menyerang tubuh dan bukannya melindungi tubuh. Sistem imun biasanya bisa membedakan sel asing yang menyerang dan sel tubuh sendiri.

Tapi dalam penyakit autoimun, sistem imun justru mengira bagian tubuh, seperti sendi dan kulit, sebagai sel asing dan menyerangnya. Sistem ini kemudian mengeluarkan protein yang disebut autoantibodi yang menyerang sel sehat.

Saat ini ada 80 penyakit yang diidentifikasi sebagai penyakit autoimun. Beberapa penyakit autoimun hanya menyerang satu organ, seperti diabetes tipe 1 yang menyerang pankreas. Tapi penyakit lain seperti lupus menyerang seluruh tubuh.

 

2. Penyebab

Saat ini dokter dan peneliti belum mengetahui apa yang menyebabkan sistem imun menyerang tubuh. Tapi, beberapa orang memiliki kemungkinan lebih besar terkena penyakit autoimun.

Berdasarkan studi yang dilakukan Scott Hayter, dkk, wanita disebut memiliki risiko yang lebih besar terserang penyakit autoimun yaitu sekitar 6,4%. Selain itu, beberapa faktor lainnya yang bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit autoimun adalah genetik, berat badan, pola makan, infeksi dan paparan terhaadap zat kimia tertentu.

 

3. Jenis-jenis Penyakit Autoimun

Seperti disebutkan sebelumnya, ada 80 penyakit yang digolongkan sebagai penyakit autoimun. Tapi ada beberapa penyakit autoimun yang umum ditemukan seperti:

- Diabetes tipe 1

- Rheumatoid arthritis

- Psoriasis

- Multiple sclerosis

- Lupus

- Radang usus

- Celiac

- Addison's disease

 

4. Gejala

Gejala awal beberapa penyakit autoimun terbilang sama, sehingga membuatnya sedikit sulit untuk didiagnosis. Beberapa gejala tersebut antara lain:

- Kelelahan

- Otot terasa sakit

- Bengkak dan kemerahan

- Demam

- Kesulitan konsentrasi

- Rasa kaku di tangan dan kaki

- Rambut rontok

- Ruam di kulit

Beberapa penyakit autoimun juga memiliki gejala unik sendiri. Seperti diabetes tipe 1 yang gejalanya mencakup rasa haus berlebihan, berat badan turun dan kelelahan.

 

5. Pengobatan

Penyakit autoimun tidak bisa disembuhkan dengan obat dan perawatan. Tapi perawatan bisa dilakukan untuk mengontrol respons imun yang overaktif dan meredakan peradangan.

Beberapa obat yang biasa digunakan untuk mengatasi kondisi ini antara lain ibuprofen, naproxen dan obat penekan kekebalan tubuh. Selain perawatan dengan obat, penderita penyakit autoimun juga bisa menjaga kesehatan tubuh mereka dengan mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara rutin.

(*)


Berita Terkait