SMI Hadirkan Printer HP Tercanggih Layani Korporasi di Batam

PT SMI hadirkan printer Hewlett Packard tercanggih layani korporasi di Batam.

Batam - PT Sentral Mitra Informatika, Tbk, dan Hewlett Packard, membuka kantor cabang yang ke-6 di Batam. Kamis (18/7/2019)

SMI adalah salah satu partner Hewlett Packard untuk korporasi, menghadirkan program Managed Printing Solution (MPS) bagi perusahaan di Batam. 

Melalui program MPS, perusahaan yang bergabung dipermudah dengan membayar biaya sewa printer setiap bulan. Artinya perusahaan tidak perlu memiliki asset printer, tidak perlu mengeluarkan biaya untuk perawatan printer, membayar biaya cetak sesuai dengan jumlah kertas yang dicetak, tidak perlu menyimpan stok tinta dan toner di kantor. 

Setiap perusahaan ingin meningkatkan keuntungan perusahaan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Untuk meningkatkan laba, salah satu cara yang ditempuh oleh sebuah perusahaan adalah mengurangi biaya-biaya yang tidak efisien tanpa mengurangi kualitas produk/jasa yang dihasilkan.

"Biarkan vendor memanage device-nya, optimalisasi dan balane dari manajemen service hp. Printer ini juga mandiri bisa menginformasikan langsung ke vendor melalui acc IT perusahaan," kata Branch Manager PT. SMI Cabang Batam, I Wayan Pijam.

Selain itu, tren terbaru korporasi akan fokus berinvestasi di core business-nya saja. Sehingga hal-hal yang di luar core business, dilimpahkan ke pihak ketiga yang lebih profesional dalam harga dan support.  Dan korporasi mengalokasikan opex bukan lagi capex.

Apabila printer dilengkapi dengan piranti lunak (software) printing, perusahaan bisa mengatur dan mengontrol printing sesuai kebutuhan dan keinginan perusahaan. 

Bahkan printer dilengkapi dengan World self healing printer, yang bisa menerima dan mengirim informasi kondisi printer tersebut. Sehingga vendor bisa mengetahui berapa lama waktu guna partisi didalmnya. 

Teknologi yang dihadirkan HP juga memberi penghematan, dilengkapi fitur-fitur keamanan untuk perlindungan dokumen perusahaan. 

"Selama ini perusahaan sibuk menghemat pengeluaran tapi ada satu hal yaitu lupa akan keamanan, padahal primter juga bisa memancing bocornya informasi perusahaan ke pihak lain," ujarnya. 

Melalui kecanggihan sistem pengamanan ini, software yang terpasang di printer mampu memblok setiap malware yang masuk. Begitu ada gangguan yang coba menerobos melalui printer, otomatis printer akan merestart sendiri. 

(das)
 


Berita Terkait