Safari Ramadan Wakil Bupati Karimun Dengar Curhat Warga Pulau Manda

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim bersama rombongan berjalan kaki saat tiba Pulau Manda, Desa Ngal, Kecamatan Ungar. (Foto: edo/batamnews)


Karimun - Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim bersama rombongan melakukan Safari Ramadan ke Pulau Manda, Desa Ngal, Kecamatan Ungar, Karimun, Jumat (10/5/2019).

Rombongan berangkat dari Karimun sekira pukul 16.45 WIB menggunakan kapal Marina. Untuk mencapai Pulau Manda, perjalanan ditempuh selama kurang lebih 45 menit.

Setiba di Pulau Manda, 80 orang rombongan langsung menuju lokasi, di Masjid Alwali. Untuk menuju ke masjid, Anwar dan rombongan menempuh jalan beton selebar 1,5 meter dengan berjalan kaki sejauh 500 meter. 

Tidak ada kendaraan di pulau yang mayoritas penduduknya nelayan tersebut. Sepanjang jalan, terlihat rumah-rumah warga yang mayoritas masih rumah panggung dan berbentuk panggung.

Usai menjalankan salat Isya, Anwar memberikan sambutan di hadapan seluruh masyarakat Pulau Manda yang hadir.

"Terima kasih atas penyembutan dan pelayanan telah diberikan. Mulai romongan tiba hingga berbuka puasa dengan hidangan yang cukup nikmat," ujar Anwar.

Dengan Safari Ramadan yang dilakukan, dapat bertatap muka langsung masyarakat. Melihat secara langsung bagaimana kondisi Pulau Manda.

"Ini kesempatan yang sangat baik, kami bersama dapat injakkan kaki di sini dan bertatap muka dengan masyarakat. Kita tingkatkan silaturahmi dan jaga ibadah ibadah kita di bulan suci ini," ucapnya.

Anwar juga mengatakan, tegur sapa antar sesama merupakan salah satu ciri khas orang Melayu. Maka, jika nantinya berjumpa di lain kesempatan atau di tempat berbeda, saling bertegur sapalah, dan ciptakan kebersamaan.

Kemudian, dia juga menyampaikan keluhan masyarakat Pulau Manda. Seperti akses pelabuhan yang sudah tidak memadai, kemudian permasalahan air bersih dan juga persoalan Listrik.

"Tadi saya sudah mendapat cerita dan keluhan-keluhan. Pelabuhan memang kurang sehat, tadi rombongan sangat hati-hati saat melintas," ujarnya.

Lalu, untuk persoalan air bersih, pemerintah berencana untuk memprogramkan pasokan air bersih untuk masyarakat di pulau-pulau.

Perangkat desa dan masyarakat juga telah berupaya untuk mencari sumber air di Pulau Manda, namun tidak membuahkan hasil.

"Kalau air, kita ada program air bersih, jadi nantinya kita relokasikan untuk masyarakat di Pulau Manda," kata Anwar.

Sementara, untuk penerangan saat ini, masyarakat hanya menikmati cahaya lampu hingga pukul 11 malam. Asupan listrik bersumber dari mesin diesel yang hidup sejak pukul 6 sore.

Maka, pemerintah daerah akan segera merelokasikan aliran listrik ke Pulau Manda. Kedepan permasalahan lisrik akan dibicarakan bersama pihak PLN.

Anwar mengajak masyarakat untuk selalu menjaga keamanan, meningkatkan kebersamaan dan selalu kompak.

"Kita bangun Kabupaten Karimun ini bersama-sama. Kita jaga keamanan, kebersamaan, dan kompak," kata Anwar.

(aha)
 


Berita Terkait