Terbengkalai, Pelabuhan Seri Kuala Tanjung Jadi Tempat Mancing
Akses masuk Pelabuhan Seri Kuala Tanjung. (Foto: Ari/batamnews)
Bintan - Kondisi Pelabuhan Seri Kuala Tanjung yang berada di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam kian memprihatinkan. Sebab sejak diresmikan 9 Februari 2011 lalu pelabuhan transit tersebut tak kunjung dioperasikan.
Bahkan 2016 lalu, pelabuhan ini sempat diwacanakan Pemkab Bintan sebagai pelabuhan bongkar muat. Namun wacana itu tak kunjung terealisasi hingga saat ini sehingga lambat laun beberapa bagian bangunan rusak akibat tak terurus. Seperti atap pelabuhan yang sudah banyak berkarat dan rusak dihempas angin serta bagian lainnya.
Meskipun demikian, pelabuhan seharga miliaran rupiah yang terbengkalai selama 8 tahun itu kini menjadi lokasi favorit bagi para pehobi mancing di Kabupaten Bintan.
Yendri, salah satu mancing mania asal Tanjungpinang mengaku suasana di pelabuhan itu sangat sepi dan tidak ada aktivitas apapun. Sehingga sangat tepat untuk dijadikan lokasi pemancingan.
"Pelabuhan ini termasuk lokasi pemancingan seharga miliaran rupiah. Satu lagi di Dompak," ujar bapak satu anak ini sambil tertawa, Sabtu (16/2/2019).
Memang sangat disayangkan pelabuhan ini tidak dioperasikan. Karena pembangunannya sangat cuma-cuma dan sudah mumbazir uang negara.
Namun sebaliknya karena tidak adanya aktivitas hilir mudik transportasi, kondisi lautnya tidak terganggu dan tenang sehingga banyak ikan-ikan berkeliaran di seputar pelabuhan.
"Pernah dapat Ikan Kerapu, Ikan Merah dan banyak lagi lah," katanya.
(ary)
Komentar Via Facebook :