Pemko Batam dan BKN Lakukan MoU Pelaksanaan Teknis CPNS

Pemko Batam dan BKN Lakukan MoU Pelaksanaan Teknis CPNS

Pemerintah Kota Batam dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melakukan MoU, Jumat (6/7/2018).  (foto: Johannews/batamnews)

Batam - Pemerintah Kota Batam dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melakukan MoU, Jumat (6/7/2018). MoU ini terkait Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) BKN di Batam. UPT ini akan membantu pelaksanaan penerimaan Calon Pegawai Neger Sipil (PNS). 

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa BKN memiliki 14 kantor regional. Padahal pihaknya harus melayani 34 provinsi.

“Kalau mewujudkan 34 kantor regional mungkin sulit, karena pastinya akan menyiapkan pegawai yang kurang lebih 40 orang setiap kantor regionalnya, jadi uji coba dulu UPT ini,” ujar Bima saat memberikan sambutannya usai penandatanganan MoU dengan Pemko Batam di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (6/7/2018). 

Kerjasama BKN dengan Pemko Batam berupa pemakaian tempat melaksanakan kerja UPT BKN. Nantinya tempat UPT BKN  ini akan menggunakan gedung bersama lantai V dengan dilengkapi 50 unit komputer. Tempat ini akan dinamakan Assestmen Center.

“Tugas UPT ini nantinya selain menerima seleksi CPNS juga akan membantu ujian penyetaraan pangkat serta membantu administrasi PNS,” katanya. 

Nantinya UPT ini dapat membantu pelaksanaan seleksi CPNS dari Batam dan terutama untuk seluruh wilayah Kepulauan Riau. Tim UPT ini akan diisi  dari pihak BKN.

“Biasanya kan keluar ke Pekanbaru, yang dari Natuna harus jauh-jauh ke Pekanbaru, tapi sekarang sudah ada di Batam, jadi lebih memudahkan,” katanya.

Hasil dari assestment center ini akan dikirim ke pusat. Sehingga dapat dianalisa profil kompetensi, kekuatan pegawai itu di mana dan kelemahannya. 

Saat ini pihaknya masih menggunakan gedung untuk pinjam pakai, namun Bima mengakui bahwa dirinya sudah meminta lahan kepada BP Batam untuk Kantor UPT ini. 

“Perlu lahan luas, karena biasanya saat pendaftaran, pasti akan ramah sekali yang datang, bisa satu keluarga ikut mendaftarkan, makanya kami sudah minta lahan kepada BP Batam,” ucapnya. 

Setelah MoU ini, Bima berharap dapat mengejar pelaksanaan seleksi CPNS tahun 2018. 

“Kalau bisa terkejar, tapi melihat kesiapan dari tim UPT ini nantinya,” katanya.

(ret) 


Berita Terkait