Disambar Petir, Tekong Boat Pancung Tewas di Tengah Laut

Disambar Petir, Tekong Boat Pancung Tewas di Tengah Laut

Jasad tekong boat pancung, Fandi Ajlan bin Alim. (foto: edo/batamnews)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - Nahas, seorang tekong boat pancung, Fandi Ajlan bin Alim, tewas tersambar petir saat berada di tengah laut di Perairan Tanjung Semongkol Desa Sugi, Moro, Karimun, Selasa (3/10/2017) pagi.

Saat kejadian tersebut, ia sedang membawa belasan orang penumpang dengan SB Pancung Sinar Keban, dari Desa Keban menuju Balai Karimun.

Saat berada di perairan Semongkol, cuaca sedang buruk dengan hujan disertai petir.

Ketika itu, Fandi berada di luar tenda, karena sedang menakhodai boat pancung tersebut, mendadak ia tersambar petir. 

"Korban warga Tanjung Judah RT 02/RW 03 Desa Keban, Kecamatan Moro. Informasinya, saat kejadian ia berada di luar tenda sementara cuaca hujan," kata petugas kepolisian.

Setelah itu, boat tersebut terpaksa balik ke Desa Keban Tg. Judah, Kecamatan Moro, Karimun dan membawa korban ke kediamannya.

Cuaca buruk melanda Wilayah Kabupaten Karimun sejak Rabu pagi, hujan deras dan angin melanda beberapa wilayah Karimun.
 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait