Usai Ditembaki KRI Oswald, Kapal Ikan Cina Menyerah, Coast Guard Cina Kabur

Usai Ditembaki KRI Oswald, Kapal Ikan Cina Menyerah, Coast Guard Cina Kabur

KRI Oswald saat menggiring kapal ikan ilegal fishing berbendera China di Perairan Natuna Kepulauan Riau. (Foto: Istimewa)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kapal ikan berbendera China dapat dikuasai setelah KRI Oswald Siahaan-354 melepaskan tembakan peringatan beberapa kali. Tembakan mengarah kepada haluan dan buritan kapal. 

“Penembakan tersebut terpaksa dilakukan, setelah sebelumnya peringatan untuk menghentikan mesin kapal tidak dihiraukan para anak buah kapal (ABK) ikan China tersebut,” ujar Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI A. Taufiq R., dalam rilis yang diterima batamnews.co.id, Minggu (29/5/2016). 

Akhirnya nakhoda kapal tersebut menyerah, setelah kapal ikan China dapat dihentikan pada posisi 05° 33’ 24” Lintang Utara dan 110° 13’ 30” Bujur Timur, Tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) KRI Oswald Siahaan-354 diluncurkan untuk melakukan pemeriksan.

Kapal bernama Gui Bei Yu bernomor lambung 27088 itu berbendera China dan diawaki 8 orang ABK yang semuanya berwarga negara China. Pemeriksaan dilakukan Tim VBSS KRI Oswald Siahaan-354 mulai dari kelengkapan dokumen kapal dan muatan ikan hasil tangkapan.

Dari hasil proses pemeriksaan sementara, kapal ikan tersebut diduga melakukan penangkapan ikan di wilayah yurisdiksi Indonesia tanpa dilengkapi dokumen yang sah menurut hukum. 

Berdasarkan temuan tersebut kapal dan semua ABK dan muatan ditarik menuju Pangkalan Angkatan Laut Natuna Ranai guna proses pemeriksaan hukum yang berlaku.

Sementara itu Pangarmabar mengintruksikan kepada seluruh jajaranya dilapangan agar patuhi mematuhi SOP (Standard Operating Procedure) dan ROE (Rule Of  Engagements). 

“Sebagai pijakan kita dalam melaksanakan tugas di lapangan,” ujar Taufiq.

 

[snw]