Batam Tekan Kemiskinan Jadi 3,81%, Amsakar Achmad Beberkan Strategi Integrasi Data hingga Pinjaman Bebas Bunga

Batam Tekan Kemiskinan Jadi 3,81%, Amsakar Achmad Beberkan Strategi Integrasi Data hingga Pinjaman Bebas Bunga

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memaparkan capaian penurunan angka kemiskinan Kota Batam kepada awak media, Rabu (8/7/2025). Ia mengungkapkan bahwa angka kemiskinan berhasil turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen berkat sinergi data dan program kolaboratif pusat serta daerah.

Nurjali

Batam, Batamnews – Pemerintah Kota Batam mencatatkan capaian membanggakan dalam upaya pengentasan kemiskinan. Angka kemiskinan di kota industri itu berhasil turun signifikan, dari 4,85 persen pada tahun 2024 menjadi 3,81 persen di tahun 2025. Artinya, ada penurunan sebesar 1,04 persen dalam kurun waktu setahun.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengaku bersyukur atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hasil kerja sendiri, melainkan buah dari sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

"Bagi pemerintah, capaian yang paling membahagiakan itu ketika mendapat penghargaan sebagai daerah yang mampu menyelesaikan persoalan kemiskinan. Negara benar-benar hadir di tengah kompleksitas masalah yang dihadapi warganya," ujar Amsakar saat ditemui awak media, Rabu, 8 Juli 2026.

Baca juga: Anak Batam Berdarah Batak, Aldrich, Borong Dua Penghargaan di Olimpiade ESOLIO 2026

Amsakar menjelaskan, salah satu faktor kunci keberhasilan ini adalah penggunaan data yang terintegrasi. Pemerintah tidak lagi menggunakan data terpisah, tapi telah beralih dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Hal ini memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

Pemko Batam juga mengoptimalkan aplikasi Perlinsos (Perlindungan Sosial) yang diluncurkan bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kemenko Marves. Aplikasi ini membantu memonitor penyaluran bantuan agar lebih akurat.

Salah satu wujud nyata kolaborasi pusat dan daerah adalah program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan pesisir. Dari empat titik yang diusulkan, tiga di antaranya sudah terbangun, yaitu di Kasu, Sekenanak Raya, dan Sembulang.

Di kawasan Sembulang, ekosistem kampung nelayan kini telah dihuni sekitar 500 warga dan dilengkapi dengan fasilitas pelabuhan yang memadai. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

Menjawab pertanyaan wartawan soal strategi konsisten menurunkan kemiskinan satu persen setiap tahun, Amsakar membeberkan sejumlah program perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi yang telah berjalan. 

Pertama, di bidang perlindungan sosial, Pemko Batam memberikan bantuan sosial berkala, jaminan kesehatan BPJS, santunan lansia, seragam gratis untuk pelajar, serta bantuan alat tangkap nelayan dan bibit pupuk untuk petani.

Kedua, untuk pemberdayaan UMKM, pemerintah memberikan pelatihan kemasan produk, fasilitasi sertifikasi halal gratis, kemudahan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), dan bantuan modal usaha mikro hingga Rp20 juta.

Ketiga, kemudahan akses modal tanpa bunga. Pemko Batam memaksimalkan peran Badan Pengelolaan Dana Bergulir (BLUD) yang memberikan pinjaman dengan bunga hanya 4 persen, jauh lebih rendah dari bank konvensional yang rata-rata 11 persen. Bahkan, untuk usaha mikro, Pemko Batam menyediakan program pinjaman tanpa bunga dengan plafon hingga Rp20 juta.

Baca juga: Rencana Ekspor Listrik ke Singapura, Prabowo Panggil Jajaran BP Batam

Dengan pencapaian saat ini, Amsakar optimis target selanjutnya bisa diraih. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Pemko Batam menargetkan angka kemiskinan turun ke 3,70 persen.

"Sekarang posisi kita 3,81 persen. Dengan sisa target di angka 3,70 persen, insyaallah target itu sangat realistis dan bisa kita capai bersama. Ke depan, bersama wakil kepala daerah, kita harapkan ikhtiar ini bisa lebih mempercepat penekanan angka kemiskinan di Batam," pungkasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :