Klarifikasi Putri Balqis Soal Kecelakaan di Bengkong: Bantah Tabrak Lari dan Boncengan Tiga

Klarifikasi Putri Balqis Soal Kecelakaan di Bengkong: Bantah Tabrak Lari dan Boncengan Tiga

Kondisi sepeda motor yang dikendarai Putri Balqis usai mengalami kecelakaan di kawasan dekat Gacoan Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Minggu (5/7/2026) malam. Tampak bagian samping depan motor mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan dengan sepeda motor lain yang diduga hendak menyeberang jalan.

Nurjali

Batam, Batamnews — Polemik kecelakaan lalu lintas di kawasan dekat Gacoan Golden Prawn, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, memasuki babak baru. Keluarga Putri Balqis angkat bicara, memberikan klarifikasi sekaligus membantah sejumlah tudingan yang beredar.

Insiden yang terjadi pada Minggu, 5 Juli 2026 malam itu, seperti yang dilansir batamnews sebelumnya, melibatkan seorang perempuan bernama Febriana yang diduga menjadi korban tabrak lari.

Adik korban, Simon, sempat mengungkapkan kekecewaannya karena nomor teleponnya dan sang kakak diblokir oleh pihak yang diduga terlibat, setelah sebelumnya sempat berjanji bertanggung jawab.

Baca juga: Komunikasi Diblokir hingga Kendaraan Rusak Parah, Korban Tabrakan Dekat Gacoan Golden Prawn Berharap Itikad Baik Terduga Pelaku

Kini, melalui keterangan tertulis yang diterima batamnews.co.id, Rabu, 8 Juli 2026, Putri Balqis memberikan versi kejadian yang berbeda.

Putri Balqis menerangkan bahwa dirinya mengendarai sepeda motor seorang diri dan melaju lurus di jalurnya saat kecelakaan terjadi. Ia membantah informasi yang menyebutnya berboncengan tiga orang.

"Saat sedang melaju, tiba-tiba terdapat sepeda motor yang ditumpangi dua orang masuk ke arah badan jalan dari sisi jalan dengan posisi hendak menyeberang. Karena jarak antara kendaraan sudah sangat dekat, saya tidak sempat melakukan upaya menghindar sehingga terjadi benturan," ujar Putri Balqis, mengklarifikasi bahwa ia justru menjadi pihak yang tertabrak, bukan menabrak.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tetap berada pada jalur perjalanan dan akibat kejadian tersebut, ia mengalami luka pada bagian kaki.

Orang tua Putri Balqis, Andrian, turut memberikan penjelasan terkait tudingan bahwa anaknya memblokir nomor korban setelah kecelakaan. Ia mengakui nomor telepon anaknya sempat memblokir sejumlah kontak, namun langkah tersebut dilakukan karena banyak pesan dari nomor yang tidak dikenal yang dinilai sebagai tekanan.

"Gambar yang beredar merupakan chat seseorang yang mengaku lawyer, tapi setelah kami tanyakan ternyata tidak memiliki kuasa. Dia juga menuduh anak kami berboncengan tiga orang, padahal faktanya anak-anak menggunakan dua sepeda motor dan yang terlibat tabrakan hanya satu orang saja," jelas Andrian.

Baca juga: Warga Tiban Indah Tangkap Pelaku Pencurian, Polisi Bawa Pria 30 Tahun ke Mapolsek Sekupang

Pernyataan ini sekaligus membantah adanya itikad tidak baik untuk menghindari tanggung jawab, seperti yang dikhawatirkan pihak korban sebelumnya. Andrian menyebut keluarga telah berupaya menghubungi semua pihak yang sebelumnya mencoba menghubungi Putri setelah mengetahui kronologi kejadian secara utuh.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :