500 Alumni PGAN Tanjungpinang Reuni, Gubernur Ajak Alumni Perkuat Kontribusi untuk Kepri

500 Alumni PGAN Tanjungpinang Reuni, Gubernur Ajak Alumni Perkuat Kontribusi untuk Kepri

Reuni ini dihadiri sekitar 500 alumni PGAN Tanjungpinang mulai dari angkatan 1962 sampai 1992.

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews - Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Ballroom Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu malam 27 Juni 2026. Sekitar 500 orang yang merupakan alumni Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) angkatan 1962 hingga 1992 berkumpul dalam acara Reuni Akbar. 

Mereka datang dari berbagai penjuru untuk "Menjalin yang Terputus, Mengenang yang Terlupa", sesuai tema yang diusung.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, turut hadir dalam pertemuan bersejarah itu. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa reuni ini jauh lebih dari sekadar ajang bertemu teman lama.

Baca juga: Kronologi Penelantaran 38 Peserta Pesparawi Kepri Hingga Viral Nyanyi di Bandara Soetta

"Ini adalah wadah untuk memperkuat ukhuwah, mengikat tali persaudaraan antargenerasi, dan mengenang jejak pengabdian para alumni yang telah nyata berkontribusi bagi masyarakat," ujar Ansar di hadapan para guru dan tokoh yang hadir.

Orang nomor satu di Kepri itu mengenang betapa istimewanya peran PGAN di masa lalu. Menurutnya, institusi ini adalah salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.

"PGAN memiliki tempat yang istimewa. Dari sinilah lahir para pendidik, tokoh masyarakat, pemuka agama, hingga aparatur pemerintahan. Mereka semua telah memberi warna bagi perjalanan pembangunan kita, khususnya di Tanjungpinang dan Kepulauan Riau," ungkapnya.

Gubernur Ansar juga menyoroti peran abadi seorang guru agama. Ia menilai, tugas mereka bukan hanya mengajar ilmu, tetapi juga menanamkan akhlak, adab, dan keteladanan. Karena itu, para alumni PGAN dianggap mengemban amanah besar sebagai penjaga moral dan pembentuk karakter masyarakat.

Ia pun berharap reuni akbar ini bisa melahirkan semangat baru. "Saya berharap semangat ini terus membara untuk berkontribusi bagi daerah, baik lewat pemikiran, pengalaman, jejaring, maupun keteladanan di tengah masyarakat," harapnya.

Ansar turut memaparkan sejumlah program strategis Pemprov Kepri yang berkaitan dengan keagamaan dan kemasyarakatan. Di antaranya adalah pengiriman 50 mubalig ke wilayah hinterland, serta pemberian insentif kepada 13.348 penerima yang terdiri dari guru TPQ dan MDT, penyuluh agama Islam non-ASN, hingga pemuka agama tetap.

Selain itu, Pemprov Kepri juga telah menyalurkan hibah untuk 334 rumah ibadah dan menyediakan Rumah Singgah di Batam serta Jakarta bagi warga Kepri yang sedang menjalani pengobatan.

Di akhir sambutannya, Ansar menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mensukseskan acara ini. Ia mengajak seluruh keluarga besar alumni PGAN untuk terus menjaga persaudaraan dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Baca juga: Tiga Hari Perlombaan, Dragon Boat Race 2026 Siap Jadi Event Internasional Kepulauan Riau

"Mari kita kuatkan kepedulian sosial, cintai ilmu pengetahuan, junjung tinggi nilai agama, dan tingkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan daerah," tutupnya.

Turut mendampingi Gubernur dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kepri Darson, Kepala Dinas Sosial Kepri Mahadi Rahman, Sekretaris DPRD Provinsi Kepulauan Riau Ika Hasillah, serta para kepala sekolah, guru, dan ratusan alumni PGAN Tanjungpinang.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :