626.278 Wisman Kunjungi Kepri per April 2026, Sekda: Pariwisata Tumbuh 12,93 Persen

626.278 Wisman Kunjungi Kepri per April 2026, Sekda: Pariwisata Tumbuh 12,93 Persen

ATRAKSI KEBUDAYAAN dalam event Kemilau Nusantara 2026 diselenggarakan Dinas Pariwisata Provinsi Kepri di kawasan Taman Gurindam 12, Sabtu (13/6/2026).

Nurjali

Tanjungpinang, Batamnews — Sektor pariwisata masih ditempatkan sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau. Demikian ditegaskan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, Misni, di sela penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pinjam pakai lahan di Kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang, Jumat, 19 Juni 2026 kemarin.

Misni mengatakan, Kepulauan Riau memiliki posisi geografis yang sangat strategis. Daerah ini berada di jalur perdagangan dan pelayaran internasional serta berbatasan langsung dengan sejumlah negara ASEAN. 

Kondisi itu, menurut dia, menjadi modal penting bagi Kepri dalam mengembangkan pariwisata berbasis kemaritiman, budaya Melayu, sejarah, dan ekonomi kreatif.

Baca juga: Bus Rombongan Jemaat HKBP Tembesi Indah Terbalik di Rempang Batam, Diduga Rem Blong

Namun, Misni menilai masih diperlukan berbagai langkah berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing sektor pariwisata daerah.

"Upaya tersebut antara lain melalui peningkatan kualitas destinasi, penguatan amenitas dan aksesibilitas, penataan ruang publik yang lebih baik, serta pengembangan ekonomi kreatif," ujarnya.

Pemprov Kepri, kata Misni, terus menjalankan berbagai program. Mulai dari pengembangan kawasan destinasi prioritas, peningkatan infrastruktur pendukung, penyelenggaraan event berskala nasional dan internasional, hingga digitalisasi promosi pariwisata.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Pemprov Kepri juga terus memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas dan memperluas kolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, akademisi, media, serta masyarakat," jelasnya.

Misni menyampaikan, perkembangan sektor pariwisata Kepri saat ini menunjukkan tren positif. Pada April 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau mencapai 147.053 kunjungan. Angka itu meningkat 15,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: Akademisi Nilai Kebangkitan Aksi Mahasiswa di Batam Jadi Alarm bagi Pemerintah

Secara kumulatif, Januari hingga April 2026, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sebanyak 626.278 kunjungan. Jumlah itu tumbuh 12,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Data ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata telah menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah," pungkas Misni.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :