Disdik Batam Lanjutkan Subsidi SPP untuk Siswa Tak Tertampung di Sekolah Negeri

Disdik Batam Lanjutkan Subsidi SPP untuk Siswa Tak Tertampung di Sekolah Negeri

Kepala Disdik Kota Batam, Hendri Arulan. (Foto: Asrul/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam memastikan program subsidi silang bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri akan kembali dilanjutkan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Program ini menjadi salah satu solusi untuk mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri sekaligus memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi.

Kepala Disdik Kota Batam, Hendri Arulan, mengatakan bantuan tersebut diperuntukkan bagi calon siswa yang gagal masuk sekolah negeri dan berasal dari keluarga kurang mampu.

"Kalau bahasa sederhananya mereka yang kurang mampu. Desil itu ketetapan pusat dalam memberikan bantuan pendidikan. Data tersebut kami peroleh dari Dinas Sosial," kata Hendri dalam program Halo Batam beberapa waktu lalu.

Menurut Hendri, penerima subsidi adalah siswa yang masuk kategori desil 1 hingga 5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Mereka yang memenuhi kriteria dan tidak mendapatkan kursi di sekolah negeri akan memperoleh bantuan biaya pendidikan saat melanjutkan sekolah di swasta.

Sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan, Pemerintah Kota Batam telah mengalokasikan anggaran khusus untuk membantu pembayaran SPP siswa penerima program tersebut.

Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), bantuan yang diberikan sebesar Rp300 ribu per siswa. Sementara untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), subsidi yang diberikan mencapai Rp400 ribu per siswa.

"Karena mereka tidak dapat menikmati sekolah negeri dan harus bersekolah di swasta, Pemkot Batam melalui program subsidi SPP ini membantu biaya pendidikan mereka," ujar Hendri.

Ia menegaskan program subsidi silang bukan kebijakan baru. Program ini telah berjalan sejak tahun sebelumnya dan dinilai cukup membantu masyarakat yang terkendala biaya pendidikan.

"Sudah ada sekolah yang menerima program ini," katanya.

Pada tahun 2025 lalu, Pemkot Batam melalui Disdik mengalokasikan anggaran sekitar Rp7,8 miliar untuk mendukung pelaksanaan subsidi SPP bagi siswa kurang mampu yang bersekolah di swasta.

Dengan berlanjutnya program tersebut, Disdik berharap persoalan kepadatan pendaftar di sekolah negeri yang kerap terjadi setiap tahun dapat diminimalkan. Di sisi lain, siswa dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah.

Program ini juga diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara sekolah negeri dan swasta dalam menerima peserta didik baru, sehingga seluruh anak di Kota Batam tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :