Cerita Keluarga Saat Sandra Menghilang, Agnes: Dia Sudah Dilarang Pergi

Cerita Keluarga Saat Sandra Menghilang, Agnes: Dia Sudah Dilarang Pergi

Petugas mengevakuasi jasad wanita di kawasan Marina, Batam. (foto: edo)

Indrawan


BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Sandra, wanita yang ditemukan tewas di semak-semak belakang ruko kawasan Marina, Sekupang, terakhir kali meninggalkan rumahnya di Kavling Sagulung Baru (Saguba) Blok V No 97 sejak Senin malam (24/4/2016) pukul 22.00 WIB.

Wanita beranak empat itu diketahui menggunakan sepeda motor matic Suzuki Nex BP 6728 GE berwarna hijau.

Jelmi, saudara Sandra mengatakan kalau korban sudah tidak pulang sejak Senin malam. Sebelumnya korban ditelepon oleh seseorang untuk menjemput uang di Merlion, Tanjunguncang. Karena sudah malam keluarga melarang, namun korban tatap bersikeras pergi.

"Sudah dilarang jangan pergi, tapi dia tetap berangkat," kata Jelmi.

Menurut Agnes kakak korban, Sandra sudah tiga tahun tinggal di Batam dan sudah memiliki empat anak. "Anaknya empat. Udah dilarang jangan pergi tetap saja pergi," kata Agnes sambil berurai airmata.

Jenazah perempuan asal Manado tersebut bekerja di Prioritas, perusahaan yang bergerak di bidang kredit barang elekronik sebagai marketing.

(edo)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :