https://www.batamnews.co.id

Usai Unggah Video Kecurangan di Distako Batam, Bobi Terbang ke Bali

Bobi Rian (belakang) bersama temannya di sebuah pantai di Bali. (Foto: Ist/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Bobi Rian membuat heboh kota Batam. Pegawai honorer di lingkungan Dinas Tata Kota (Distako) Batam itu membongkar kecurangan perekrutan honorer atau Tenaga Harian Lepas di lingkungan Pemko Batam.

Video diunggah Bobi pada 8 April dan tersebar luas beberapa hari kemudian. Usai menggunggah video tersebut, dan menghebohkan, Bobi langsung terbang ke Bali.

“Babang santi dulu di Bali ya dek, kalau dah selesai masalah babang baru balek Batam,” ujar Bobi dalam akun Facebook dia, Senin, 11 April 2016 lalu.

Bobi berjanji, sepulang dari Bali dan setelah Wali Kota Batam Rudi turun ke Distako, ia akan menemui sejumlah pihak yang.

"Khusus wartawan, LSM, dan para pemburu berita lainya, saya akan temui kalian kalau Pak Wali Kota Batam sudah langsung ke Dinas Tata Kota Batam," tulis dia.

Dalam channel YouTube-nya, Bobi menggunggah fakta mengejutkan. Ia membongkar dugaan kecurangan perekrutan di Dinas Tata Kota Batam.

Perekrutan itu melibatkan sejumlah pejabat. Mulai dari Kepala Dinas Tata Kota Batam Asril, Sekretaris Distako Ruslan, Kasubag Kepegawaian Dinas Tata Kota Zenifriyanti S.Sos, Kasubag TU UPT Pengawasan Dinas Tata Kota Batam Dicky Dian.

Bobi membeberkan, mereka yang masuk 2016 diantaranya, Muhammad Bayu Pratama, yang diketahui sebagai anak Kepala Dinas Tata Kota Batam Arsil. 

“Asril pernah bilang kami (Asril) tak berani main kontrak-kontrak,” ujar Bobi.

Kemudian Andi Dinda Rosalinda, anak Sekretaris Dinas Tata Kota Batam Ruslan.  “Ini biang kerok die,” ujar Bobi dalam video itu. 

Selanjutnya, Bobi juga menemukan nama Hamdani dan Ishak Samel yang diketahui masuk sebagai pegawai atas rekomendasi Kasubag TU UPT Pengawasan Bangunan Dinas Tata Kota Batam Dicky Dian.

Bobi pun berharap Wali Kota Batam Rudi menyikapi aduan mereka tersebut. 

 

[snw]