Mengatasi Masalah Seks dalam Pernikahan, Ketika Pasangan Mengabaikan Kebutuhan di Ranjang
Ilustrasi (Freefik)
Batam, Batamnews - Sebuah media di London dalam Kolom Seks minggu ini, menuliskan tentang kisah dari seorang pembaca yang menghadapi masalah dalam hubungan pernikahannya.
Sang suami cenderung mengabaikan kebutuhan istrinya di ranjang, seringkali melewati foreplay dan langsung menuju hal-hal yang ia nikmati sendiri. Ketika suaminya mabuk, ia tampak lebih penuh kasih sayang dan perhatian, namun di saat itu, sang istri sudah merasa tidak tertarik.
Pembaca yang membagikan pengalamannya mengatakan bahwa suaminya memiliki banyak kualitas baik, tetapi menunjukkan kasih sayang hanya ketika sudah minum alkohol.
Di saat-saat itu, suaminya sangat romantis dan penuh cinta, tetapi ia merasa bahwa yang berbicara hanyalah pengaruh minuman, bukan perasaan tulus.
Baca juga: Empat Makanan Pengganti Nasi untuk Diet yang Lebih Sehat dan Mengenyangkan
"Ketika dia mencoba bersikap mesra, saya hanya merasa kesal karena saya yakin itu hanya karena dia mabuk," ungkapnya.
"Di saat lain, ketika dia benar-benar sadar, dia tidak pernah berusaha membuat saya merasa terangsang dan hanya langsung melompat ke seks tanpa foreplay sama sekali. Saya sudah mencoba bicara, tetapi dia hanya marah, dan saya sering berakhir menangis."
Mereka sudah bersama lebih dari tiga tahun dan masalah ini sudah ada sejak awal hubungan mereka. Ia berharap dengan waktu, semuanya akan membaik, namun hingga kini belum ada perubahan.
"Saya sudah mencoba memberinya buku atau mengarahkan ke situs-situs yang membahas masalah ini, tapi dia menolak untuk terlibat. Saya juga sudah mengatakan padanya apa yang saya nikmati, hal-hal yang seharusnya jelas bagi seorang suami yang ingin menyenangkan istrinya, tapi dia tidak melakukannya. Saya selalu berusaha untuknya, mengapa saya tidak bisa mendapatkan kenikmatan juga?" tambahnya.
Sebuah penelitian menyatakan bahwa jika suami bisa menunjukkan sisi mesra dan penuh kasih saat mabuk, ia juga bisa melakukannya saat sadar.
Namun, masalah ini perlu diselesaikan karena keintiman tidak boleh menjadi jalan satu arah. Reaksi defensif suami ketika topik ini dibahas mungkin menunjukkan bahwa ia merasa terganggu dengan situasi ini, meskipun menampilkannya dengan cara yang berbeda.
Baca juga: Manfaat Pisang untuk Pria, dari Kesehatan Seksual hingga Perawatan Rambut
"Fokuslah pada hal-hal positif saat membicarakan ini, karena menunjukkan kekurangan di ranjang hanya akan membuatnya merasa lebih buruk dan semakin defensif. Cobalah untuk meningkatkan kepercayaan dirinya dengan menyatakan bahwa memikirkan hubungan seksual yang menyenangkan dengan dirinya membuat Anda bersemangat, dan betapa indahnya ketika dia melakukan hal-hal tertentu untuk Anda," kata Albert.
Selain itu, pembaca disarankan untuk mengambil inisiatif lebih dalam menggoda suami, yang akan memberinya kendali lebih atas apa yang terjadi dan bagaimana itu terjadi. "Mungkin dia hanya butuh sedikit 'pembelajaran praktis' tentang apa yang terasa menyenangkan," tambahnya.
Menjadikan hal ini sebagai sesuatu yang menyenangkan, di mana keduanya bisa mengeksplorasi cara-cara baru untuk meningkatkan kehidupan seksual mereka, bisa menjadi kunci untuk membuat suaminya ikut serta.
Jika ini tidak berhasil, beberapa sesi dengan terapis seks bisa membantu mereka memahami akar permasalahan dan menemukan solusi yang tepat.

Komentar Via Facebook :