PLN Batam Teken Perjanjian Strategis dengan PT Aruna untuk Proyek PLTS 100 MWp, Dukung Net Zero Emission 2060

PLN Batam Teken Perjanjian Strategis dengan PT Aruna untuk Proyek PLTS 100 MWp, Dukung Net Zero Emission 2060

PT PLN Batam menandatangani Perjanjian Pemegang Saham dan Perjanjian Pendanaan Ekuitas dengan PT Aruna Cahaya Pratama di Radisson Hotel, Batam.

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - PT PLN Batam menandatangani Perjanjian Pemegang Saham dan Perjanjian Pendanaan Ekuitas dengan PT Aruna Cahaya Pratama di Radisson Hotel, Batam. Penandatanganan ini menandai langkah strategis PLN Batam dalam mendukung Transformasi PLN dan upaya Indonesia mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.

Perjanjian ini mencakup co-investment kepemilikan saham PT PLN Batam di PT Aruna Hijau Power (AHP) untuk proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 MWp di wilayah usaha PT Tatajabar Sejahtera. 

Acara dihadiri oleh Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo, dan Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto, yang hadir secara daring. Direktur Utama PT Aruna Cahaya Pratama, Robby Eduardo Quento, juga turut hadir.

Baca juga: PLN Batam Gelar Promo Kemerdekaan: Tambah Daya Listrik Cuma Rp 170.845

Hartanto Wibowo menyebut kerjasama ini sebagai momentum bersejarah bagi kedua perusahaan. Ia memuji penyelesaian proyek PLTS 100 MWp Tata Jabar yang lebih cepat dari target, menyebutnya sebagai "PLTS Ground Mounted terbesar di Indonesia" dengan teknologi termutakhir.

Yusuf Didi Setiarto mengucapkan selamat kepada kedua perusahaan dan menyebut PT Aruna sebagai mitra strategis yang sangat baik. Ia berharap kerjasama antara PLN Group dan Salim Group dapat terus dikembangkan.

Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra, mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari upaya Indonesia mencapai NZE. Ia mengumumkan bahwa PLTS 100 MWp Tata Jabar akan commissioning pada 9 Agustus 2024.

Baca juga: Raden Hari Tjahyono Minta PLN Batam Urungkan Rencana Kenaikan Tarif Listrik

Proyek PLTS ini menggunakan hampir 170.000 modul panel surya yang tersebar di area seluas lebih dari 85 hektar. Sistem panel surya terpasang di tanah dan tersebar di 5 lokasi di Kawasan Kota Bukit Indah Industrial City.

Kerjasama ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi kedua perusahaan dan bagi Indonesia dalam mempercepat pencapaian bauran energi hijau untuk masa depan yang lebih cerah.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :