Menteri ESDM Lirik PT Saipem Karimun untuk Pembuatan Konstruksi Pengeboran Minyak dan Gas Nasional

Menteri ESDM Lirik PT Saipem Karimun untuk Pembuatan Konstruksi Pengeboran Minyak dan Gas Nasional

Ilustrasi

Rhuuzi Wiranata

Karimun, Batamnews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, bersama SKK Migas, mengunjungi PT Saipem Karimun Yard untuk perencanaan pembuatan peralatan pengeboran minyak dan gas. 

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut Kementerian ESDM yang sebelumnya telah berkunjung ke pusat PT Saipem di Milan, Italia. Pemerintah Indonesia berencana akan melakukan kegiatan ekspansi pengeboran minyak dan gas dibeberapa wilayah di Indonesia, diantaranya di blok Masela dan Makassar.

Untuk mendukung peralatan dalam pengeboran yang akan direncanakan tersebut, PT Saipem dilirik dalam pembangunan kontruksi yang dibutuhkan dalam mendorong proyek strategis nasional tersebut.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang turut menyambut kedatangan Menteri ESDM dan rombongan di PT Saipem, menyebut bahwa kunjungan ini juga untuk melihat lebih dekat kondisi perusahaan asal Italia tersebut.

Baca juga: Unjuk Rasa Warga Pangke ke PT Saipem Indonesia Karimun Dipicu soal Debu

"Kunjungan beliau dalam rangka melihat secara langsung adanya suatu kawasan industri, di mana PT Saipem adalah salah satu perusahan yang termasuk besar di Kabupaten Karimun dan beliau diundang di Milan di kantor pusatnya," kata Rafiq, Kamis, 13 Juni 2024.

Menurutnya, PT Saipem sangat mumpuni untuk mendorong proyek strategis nasional tersebut.

"Tentunya kegiatan yang besar ini memerlukan dukungan peralatan-peralatan, salah satunya peralatan-peralatan itu bisa di produksi di PT Saipem Yard Karimun," ungkapnya.

Sejak beroperasi tahun 2010, PT Saipem telah menunjukkan keberhasilan dalam memenuhi kebutuhan proyek-proyek dalam skala besar, baik di negara di belahan Eropa hingga Asia.

Baca juga: Protes Warga Pangke Barat Terhadap PT Saipem Sampai Saat Ini Belum Mendapat Kejelasan

"PT Saipem yang merintis kegiatannya sejak 2008 dan mulai beroperasi sejak tahun 2010, telah memproduksi 19 produk-produk baik untuk di Eropa, Asia, termasuk Qatar, Australia, Scotlandia. Baik itu untuk Shipyard dan baik itu pun untuk listrik tenaga angin dan lain sebagainya," ujarnya.

Berbagai proyek yang dikerjakan, lanjutnya, tentu akan menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. Hal ini tentu menjadi peluang bagi putra daerah, khususnya di Kabupaten Karimun. Hingga saat ini, tercatat setidaknya 73 persen pekerja di PT Saipem Karimun, merupakan warga lokal.

"Dalam kesempatan itu juga, bapak Menteri ESDM mengakui bahwa putra-putra daerah yang bekerja di PT Saipem dilaporkan ada 73 persen, itu adalah orang-orang yang berkualitas," ucap Bupati.

Saat ini, PT Saipem tengah mengerjakan proyek tangguh dengan menyerap pekerja berkisar 6.300 orang. Meskipun adanya pengurangan, tentunya sejalan dengan selesainya berbagai kegiatan, namun diperkirakan pada bulan September akan datang ada kegiatan baru yang akan dilaksanakan oleh PT Saipem Karimun Yard tersebut.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :