Raden Hari Tjahyono Dorong Peningkatan Kualitas SDM Melalui Program Pemagangan
Raden Hari Tjahyono, Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Riau (Kepri), menegaskan harapan besar terhadap efektivitas program Pelatihan Tailor Made Training dan Pemagangan Dalam Negeri. (Foto: istimewa)
Batam, Batamnews - Raden Hari Tjahyono, Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Riau (Kepri), menegaskan harapan besar terhadap efektivitas program Pelatihan Tailor Made Training dan Pemagangan Dalam Negeri yang baru saja ditutup resminya pada Rabu, 22 November 2023.
Acara tersebut juga menandai terbentuknya Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP), sebuah langkah yang diharapkan dapat meningkatkan jumlah tenaga kerja (Naker) yang terampil di kawasan Batam.
Baca juga: UMK Kabupaten Karimun Tahun 2024 Naik 3,42 Persen Jadi Rp 3,7 Juta
Pelatihan Tailor Made Training merupakan pendekatan pelatihan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan spesifik dari sebuah kelompok atau organisasi, yang ditujukan untuk mengembangkan program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan industri dan pasar kerja.
"Melalui program pemagangan ini, kita bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya terampil tetapi juga tangguh dan siap menghadapi tantangan dunia kerja," ucap Raden Hari Tjahyono, yang juga merupakan politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Beliau menyampaikan bahwa program pemagangan adalah kunci untuk meningkatkan keterampilan praktis, memperoleh pengalaman kerja yang nyata, serta mempersiapkan karir para pesertanya.
Baca juga: Warga Optimis Program Rempang Eco-City Bakal Meningkatkan Ekonomi
Program ini juga diharapkan dapat mengurangi kesenjangan keterampilan, memfasilitasi kolaborasi antara lembaga pendidikan dan industri, meningkatkan produktivitas, dan mendorong pemberdayaan ekonomi serta inovasi.
"Kita yakin bahwa dengan program pemagangan ini, akan tercipta SDM yang handal yang mampu memenuhi kebutuhan soffskill dan daya saing di Batam," tutup Raden Hari Tjahyono, menekankan pada permasalahan klasik tenaga kerja yang sering kali kurang dalam soft skills dan daya tahan kerja.
Komentar Via Facebook :