6 Fakta Diubahnya 'Wajah' Masjid Agung Batam Center yang Ikonik 

6 Fakta Diubahnya

Masjid Agung Batam Center yang ikonik berbentuk limas bakal tinggal kenangan. Pemko Batam merevitalisasi masjid tersebut untuk meningkatkan kapasitas (Kanan: desain baru Masjid Agung Batam Center). (Foto: ist)

Batam, Batamnews - Bangunan Masjid Agung Batam Center bakal direvitalisasi Pemko Batam. Proyek ini akan dikerjakan oleh PT Adhi Karya selaku pemenang tender. Namun proyek revitalisasi ini akan benar-benar mengubah wajah masjid ikonik di Kota Batam ini.

Masjid Agung Batam Center atau disebut Masjid Raya Batam merupakan masjid yang memiliki kubah dengan bentuk unik yang berdesain limas segi empat atau seperti piramida. Masjid ini dilengkapi dengan menara setinggi 66 meter.

Selama ini Masjid Agung Batam Center mampu menampung sekitar 3.500 jemaah. Namun jika masjid penuh, maka halaman dan bagian luar masjid pun bisa digunakan untuk menampung jamaah dengan kapasitas sampai 15.000 jamaah.

Kubahnya yang berbentuk limas segi empat atau seperti piramida menjadi ciri khas budaya Melayu. Masjid yang didirikan pada 1999 ini dirancang oleh Achmad Noeman, seorang arsitek yang juga mendesain Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB) di Kota Bandung.

Desain Masjid Agung Batam Center saat ini yang ikonik bakal tinggal kenangan karena akan segera direvitalisasi.

Selain arsitekturnya, yang menjadi daya tarik Masjid Raya Batam adalah kolam air mancur yang bisa dipakai untuk berwudhu. Kolam air mancur ini mengalir pada bak bak tanaman yang menimbulkan suara air gemericik yang menyejukan. 

Tahun ini, Masjid Agung Batam Center akan direvitalisasi. Desain masjid pun akan berubah 90 persen. Lantas apa yang mendasari Pemko Batam melakukan perubahan drastis masjid piramid ini? Berikut fakta-fakta yang dihimpun Batamnews:

1. Perubahan besar di halaman masjid

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam, Suhar menjelaskan jika akan banyak perubahan di halaman masjid.

Secara tahapan, proses revitalisasi akan dimulai dari pengerjaan halaman masjid dan pembangunan basement 2 lantai dan dilanjutkan dengan menambah bangunan masjid. 

"Halaman masjid banyak berubah. Kemudian buat basement 2 lantai ke bawah. Bersamaan paralel, penambahan bangunan masjid, perubahan struktur masjid lama," jelasnya.

Dalam pengerjaan proyek ini, sekeliling masjid akan dipagari. Di samping itu, pihaknya akan membangun ruang masjid sementara. Di mana lokasinya berdekatan dengan kantin masjid saat ini.  “Jadi salat 5 waktu, salat jumat dan ibadah utama akan dilaksanakan di masjid sementara,” kata dia. 

 

2. Anggaran Rp 210 miliar, Selesai 2024

Anggaran revitalisasi masjid mencapai Rp 210 miliar, dengan proses penganggaran secara multiyears atau bertahap dengan perkiraaan pembangunan tiga tahun. 

Pada tahap pertama, proses revitalisasi menggunakan anggaran sebesar Rp 63 miliar, tahun kedua sebesar Rp 94 miliar dan pada tahun ketiga sebesar Rp 53 miliar. “Pada tahun 2024, proses revitalisasi diperkirakan selesai,” kata Suhar. 

3. Penambahan kapasitas

Secara rinci, proses kontruksi masjid pada tahun 2022 meliputi pembongkaran plasa masjid dan akan digali untuk selanjutnya dijadikan basement dua lantai. Pada lantai dasar akan dijadikan lokasi parkir kendaraan. 

Untuk bagian atas basement akan diberi batu granit sehingga bisa juga dipakai sebagai ruang salat dalam kapasitas besar.

“Jadi tahap awal yang berjenjang ini akan kita bongkar dan gali untuk dibuat basement dua lantai,” kata Suhar.

Desain baru Masjid Agung Batam Center (Sumber: Pemko Batam)

4. Perubahan ruang toilet, tempat wudhu dan penambahan menara masjid

Kemudian sayap masing-masing tiap sisi masjid akan ditambah. Ruang toilet dan tempat wudhu saat ini akan diganti untuk dijadikan ruang salat dan ruang serbaguna dua lantai. Selanjutnya menara masjid akan ditambah, namun tidak termasuk menara utama. 

Selain itu, revitalisasi Masjid Agung Batam Center juga mencakup bagian atap masjid. Di mana semua ornamen atap akan diganti semua. Selanjutnya koridor yang saat ini rusak dan pecah-pecah akan diganti dengan koridor yang lebih besar. 

“Kita juga mengusulkan ketika pembangunan mulai dilakukan, masjid ditutup sementara, karena akan bahaya juga pada saat revitalisasi dipakai buat ibadah,” katanya.
 
5. Kubah masjid diubuah

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengungkapkan alasannya terkait dengan rencana revitalisasi masjid Agung Batam Center.

Dimana revitalisasi akan dilakukan secara menyeluruh termasuk kubah masjid saat ini. 

Rudi mengatakan selama ini masjid Agung Batam Center sering bocor saat hujan lebat turun. Hal itu air tidak dapat mengalir dengan cepat ke bawah.

Alat berat mulai bekerja pada revitalisasi Masjid Agung Batam Center. Foto diambil 28 Juli 2022

“Jadi kubah sekarang ini itu modelnya menampung air, di bawahnya. Jadi sering mengakibatkan bocor di ruang utama. Setiap bulan kami perbaiki dan setiap bulan juga bocor,” kata Rudi.

Hal itulah menurutnya kenapa perlu dilakukan perubahan pada kubah Masjid Agung Batam Center. Namun pihaknya mengaku menerima setiap masukan yang disampaikan masyarakat kepada Pemko Batam.

6. Diprotes

Wali Kota Batam Rudi mengaku di media sosial ada beberapa yang protes terkait revitalisasi Masjid Agung Batam .

Rudi mengatakan revitalisasi masjid Agung Batam Center bukan untuk kepentingan pribadinya. Namun untuk kepentingan bersama khususnya umat Islam.

Pasalnya kondisi saat ini memang sudah waktunya masjid Agung Batam Center untuk dilakukan revitalisasi dan perbaikan.

“Revitalisasi masjid ini bukan untuk saya, tapi untuk kita bersama,” kata Rudi sebelumnya.

(fox)

Berita Terkait