Kehabisan Uang, Pria Asal Tembilahan Nekat Congkel Kotak Infaq di Masjid Karimun

Kehabisan Uang, Pria Asal Tembilahan Nekat Congkel Kotak Infaq di Masjid Karimun

Pria berinisial MT diinterogasi warga usai tepergok mencongkel kotak infaq di Masjid Tebing, Karimun. (Foto: Ist)

Karimun, Batamnews - Suasana sekitar Masjid Fastabiqul Khairat, Sungai Ayam, Kecamatan Tebing, Karimun, Kepulauan Riau mendadak ramai pada Rabu (25/5/2022) pagi.

Penyebabnya, ada seorang pria bernisial MT (50), dipergoki warga sedang mencongkel kotak infak di masjid tersebut. 

Kapolsek Tebing, AKP Brasta Pratama Putra ketika konfirmasi Batamnews, membenarkan kejadian tersebut. Saat ini MT sudah diamankan di Mapolsek Tebing.

"Benar, pagi tadi kita dapat laporan. Kemudian, yang bersangkutan sudah kita bawa ke Polsek untuk diminta keterangan," kata Brasta.

Disebutkan Brasta, pelaku belum sempat mengambil uang dalam kotak infak tersebut. Sebab, ketika sedang mencongkel kunci kotak infak, aksinya kepergok oleh warga.

Hal itu juga sempat memicu ramainya warga untul berkumpul dan langsung menangkap pelaku sebelum diserahkan ke pihak kepolisian.

"Uangnya belum sempat diambil, yang bersangkutan ketahuan saat masih mencongkel kotak infak masjid," ucapnya.

Pelaku diketahui merupakan warga Tembilahan, Provinsi Riau. Pria 50 tahun baru tiba di Karimun sejak dua hari lalu.

Keterangannya ke pihak kepolisian, dia datang ke Karimun untuk mencari kerja. Selama di Karimun, ia menginap di masjid.

"Baru dua hari di Karimun, nginapnya di Masjid Baitul Karimun. Dia ini warga Tembilahan," ucap Brasta.

Nekatnya pelaku membobol kotal infak tersebut, diduga karena telah kehabisan uang. Sehingga, ia berjalan-jalan mencari masjid yang notabenenya sepi.

Kini, pelaku masih berada di Mapolsek Tebing. Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan. Pelaku juga direncanakan akan pulangkan ke daerah asalnya, di Tembilahan.

"Kita masih cek dulu, dan jika tidak ada laporan dugaan yang sama di masjid yang lain, yang bersangkutan akan dipulangkan ke Tembilahan besok," ujar Brasta.

(aha)

Berita Terkait