Cerita Buronan Polisi Sembunyi di Hutan Bintan, Tiap Hari Curi Buah

Cerita Buronan Polisi Sembunyi di Hutan Bintan, Tiap Hari Curi Buah

Ilustrasi.

Bintan, Batamnews - Pelarian buronan Polres Tanjungpinang, Dedy berakhir di tangan polisi Bintan, Kepulauan Riau.

DPO kasus pencurian burung itu ditangkap atas kasus lain yakni perampasan sepeda motor.

Kepada sejumlah wartawan, Dedy mengungkapkan dirinya nekat merampas motor itu untuk transportasi selama bersembunyi dari kejaran polisi.

"Saya kabur dari Polisi Tanjungpinang lalu sembunyi di rumah kosong dalam hutan di Toapaya," sebutnya di Mapolres Bintan, Rabu (24/11/2021).

Di dalam hutan dia bertahan hidup dengan mencuri ubi dan buah-buahan yang ada di perkebunan milik warga. Namun dia tidak bertahan dengan kondisi seperti itu sehingga nekat keluar hutan.

Lalu berjumpa anak-anak sedang mengendarai motor. Ia minta tolong untuk mengantarkannya ke Galang Batang. Setibanya di semak-semak, dia langsung mendorong korban yang masih duduk di bangku SMP itu.

"Jadi saya bawa motornya dan di boks depan motor ada handphone. Langsung saya kabur ke hutan lagi," bebernya.

Baca: Begal Motor di Bintan Diciduk Polisi Ternyata Buronan Polres Tanjungpinang

Motor yang dirampasnya itu sempat kehabisan bahan bakar sehingga ia menggadainya dengan pedagang untuk membeli BBM dan lainnya.

Lantas itu tak bertahan lama. Motor itu kembali tak dapat digunakan karena kehabisan bahan bakar. Karena tak ada lagi orang yang mau menerima barang gadai, motor itu ditinggalkan begitu saja di wilayah Gunung Kijang.

"Ketika itulah saya berjalan lagi dan meminta tolong untuk menyeberang ke Desa Numbing. Namun baru sehari di sana, saya ditangkap. Keluarga saya yang di Numbing tidak tahu kalau saya buronan," katanya.

Terpisah, kakak korban, Lusia mengaku ketika itu menyuruh adiknya membeli sabun ke warung. Namun dalam perjalanan di dijumpai orang tak dikenal dan dibegal.

"Adik saya disikut dadanya sama pelaku. Lalu motor sama handphone dibawa kabur," ucapnya.

Lusia mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang berhasil menangkap pelaku dan mengembalikan motor miliknya. Namun handphone adiknya itu hilang karena sudah dijual oleh pelaku.
 

(ary)

Berita Terkait