74 TKI Ilegal Diamankan: Kami Bayar Biar Bisa Kerja ke Malaysia

74 TKI Ilegal Diamankan: Kami Bayar Biar Bisa Kerja ke Malaysia

TKI Ilegal dan balita yang diamankan petugas Bea Cukai dan kapal yang digunakan untuk berangkat ke Malaysia. (foto: jim)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - Sebanyak 74 TKI ilegal diamankan oleh petugas Bea Cukai Khusus Kepri di perairan Putri Nongsa, Batam pada pukul 05.30 Selasa (3/11/2015)‬. Selain tidak mempunyai surat-surat lengkap, mereka akan berangkat ke Malaysia dengan kapal yang tidak punya standar keselamatan dan berdesakan di atas kapal.

Mereka dicegat oleh kapal patroli BC 10022/Jaguar saat menemukan sebuah speed boat tanpa nama.

"Ya para TKI yang terdiri 65 laki laki dan 9 perempuan serta anak balita berhasil kita amankan saat bertemu kapal patroli," ujar Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi Kantor Wilayah Ditjen Bea Cukai Kepulauan Riau (Kepri) R Evy Suhartantyo di Tanjung Balai Karimun, saat ditemui Batamnews.co.id usai peresmian kapal patroli BC 60001 pada Rabu siang‬

Evy menuturkan, kapal dengan 3 ABK dan 1 orang nakhoda itu diamankan akan akan berangkat ke Malaysia. Selain itu, kapal yang digunakan sangat tidak layak sangat membahayakan para TKI karena tanpa diilengkapi dengan peralatan standar pelayaran.‬

Ningsih (30) seorang calon TKI asal Subang saat diwawancarai Batamnews.co.id mengatakan, dirinya bersama para TKI lain hendak menuju Kuala Lumpur, Malaysia. ‬

‪Ningsih mengaku, untuk bisa berangkat ia harus menyetor uang sebesar 900 ringgit Malaysia kepada salah satu kenalan tekong yang memberangkatkan dirinya.‬

"Iya bang saya harus bayar 900 Ringgit agar bisa pergi kerja ke Malaysia dan kami menggunakan sekoci yang sudah disiapkan oleh tekong untuk membawa kami," tutur Ningsih dengan nada parau.


‬Nakhoda kapal yang minta namanya tidak ditulis mengatakan, dirinya hanya mengantar pesanan oleh seseorang yang bernama Muslimin yang tinggal di Batam Centre.‬

‪"Saya cuma mengantar saja bang dan kami hanya cuma digaji Rp 1.500.000 untuk setiap kali membawa TKI," ujarnya.

(jim)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :