Dikritik Mahasiswa Terkait Penanganan Covid-19, Ini Kata Bupati Rafiq

Dikritik Mahasiswa Terkait Penanganan Covid-19, Ini Kata Bupati Rafiq

Audiensi bersama Bupati Karimun bersama jajaran dengan mahasiswa Karimun. (Foto: Edo/Batamnews)

Muhammad Ikhsan

Karimun - Aliansi Mahasiswa Kabupaten Karimun mengkritik Pemda Karimun mengenai penanganan pandemi Covid-19.

Gabungan mahasiswa melakukan audiensi bersama Bupati Karimun, Sekda, dan Kepala Dinas di lantai 3 Kantor Bupati, Rabu (13/5/2020).

Mereka melihat tidak adanya keterbukaan atau transparansi pemda dalam penanganan Covid-19, baik dari segi keuangan, sarana, dan keamanan.

"Kami meminta pemda untuk menggunakan media resmi dalam memberikan informasi, dan pemerintah juga harus transparan dalam berbagai hal," ujar perwakilan Aliansi Mahasiswa Karimun, M Julayka.

Mereka menyayangkan koordinasi di tingkat RT, RW, desa/kelurahan, kecamatan hingga kabupaten.

Maka, dengan kurang maksimalnya koordinasi, masih ada masyarakat terdampak Covid-19 yang masih terabaikan. Sehingga, pembagian sembako kepada masyarakat tidak merata.

"Kawan-kawan sedikit kecewa, karena antara pemerintah tidak terjalinnya koordinasi yang cukup baik. Sehingga penyajian yang terjadi berbeda-beda," ucap Julayka.

Menanggapi hal ini, Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan jika penanganan dan penanggulangan yang dilakukan Pemda sudah sesuai SOP pusat.

Terkait transparansi, Rafiq menyebut jika perkembangan penanganan Covid-19 selalu di-update melalui Kepala Dinas Kesehatan yang selaku jubir gugus tugas Covid-19 di Karimun.

"Kita sudah jelaskan semua tadi, bagaimana mekanismenya pada adek-adek mahasiswa," kata Rafiq.

Ia juga mengajak mahasiswa berperan dalam pengawasan penanganan Covid-19 di Kabupaten Karimun.

"Kami minta juga mahasiwa, OKP, ormas, dan juga seluruhnya terlibat sebagai relawan," ujar Rafiq.

Dengan semuanya ikut tergabung dan sama-sama bergerak, maka penanganan Covid-19 dapat tertangani dengan baik.

"Tujuannya satu, goalnya bagaimana Covid-19 dapat tertangani dengan baik dan kita bebas dari itu," ucap Rafiq.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :