Tragis, Aryo Tewas Terjepit di Atas Kapal Isap Timah

Jasad Aryo, pekerja mitra PT Timah dievakuasi ke RSUD HM Sani Karimun sebelum dipulangkan ke kampung halamannya.

Karimun - Aryo Towo (32), pekerja PT Satria Anugrah Abadi tewas dalam sebuah kecelakaan kerja di atas Kapal Isap Produksi (KIP), Senin (14/1/2020).

Aryo yang merupakan pekerja perusahaan mitra PT Timah Tbk, meninggal akibat terjepit di antara ladder dan balok konstruksi KIP. Kejadian nahas tersebut sekitar pukul 04.50 WIB.

Humas PT Timah Tbk, Anggi Siahaan yang dikonfirmasi melalui ponselnya oleh wartawan, Selasa (14/1/2020) membenarkan adanya kecelakaan kerja tersebut.

"Betul, saat ini ada musibah pada KIP mitra kita," kata Anggi.

Saat kejadian tersebut, pipa isap KIP Satria Anugrah 1 tidak berfungsi secara maksimal. Operator penggalian (kapten) kemudian melakukan pengangkatan ladder, dengan memberikan isyarat tiga kali klakson sebagai instruksi menurunkan jangkar.

Setelah jangkar turun, ladder dinaikkan oleh operator penggalian dari dalam ruang operator. Kemudian, petugas menetralkan mesin cummin (mesin pompa tanah) dan kemudian memeriksa kondisi pemotong dan pompa tanah ke haluan KIP melalui sisi kanan.

"Pada saat petugas tersebut kembali ke belakang melalui sisi sebelah kiri KIP, dia menemukan korban telah terjepit," kata Anggi.

Setelah dilakukan dievakuasi, Aryo lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani Kabupaten Karimun.

Berdasarkan identitasnya, Aryo diketahui beralamat di Luwunggede RT 006, RW 001, Kelurahan Luwunggede, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah.

Sementara itu, Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Karimun, Iptu Brasta Pratama Putra mengatakan bahwa, jasad Aryo sudah dipulangkan ke kampung halamannya.

(aha)