Imbauan Tak Coret Seragam dan Konvoi Tak Mempan
Siswa SMP saat menunggu pengumuman kelulusan (Foto: Johannes/Batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Pihak sekolah mewanti-wanti kelulusan SMP/MTs di Kota Batam, tanpa aksi coret-coret dan konvoi. Sayangnya, imbauan itu tak mempan.
Puluhan siswa masih terlihat melintas konvoi di kawasan simpang Gelael, Sungai Panas, Batam, Senin (28/5/2018) pukul 19.00 WIB menuju Batam Centre. Para siswa yang memakai baju seragam putih biru itu mengunakan sepeda motor.
Dengan kecepatan tinggi melintas di pertengahan jalan. Sejumlah koor pun terdengar nyaring.
Nyaris keseluruhan anak baru gede itu tak pakai helm. Tentu saja hampir keseluruhan melanggar lalu lintas. Seperti biasa baju putih abu-abu mereka juga penuh dengan coretan.
Sore ini seluruh SMP/MTs Kota Batam mengumumkan kelulusan muridnya. Sama seperti tahun sebelumnya Kota Batam jatuh peringkat pertama nilai UN terbaik se-Kepri.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan mewanti-wanti siswa SMP dilarang merayakan secara berlebihan apalagi dengan aksi coret-core dan konvoi.
"Kita juga minta wali murid mengawasi anaknya, dan kita juga kerjasama dengan Polres untuk mengamankan proses kelulusan tersebut," katanya.
Batam memiliki 171 sekolah dengan 15.418 murid SMP dan MTS. Nilai rata-rata SMP per Kabupaten dan Kota Batam meraih peringkat pertama dengan nilai 56,96. Nomor dua Tanjung Pinanf 56,31 sedangkan peringkat terakhir anambas dengan nilai 45,25.
Sedangkan 10 sekolah perigkat 10 besar SMP/MTS Provinsi Kepri diantaranya dari peringkat satu SMPS Mondial Batam, disusul SMP Avava Batam, SMPS Charitas Batam, SPMS Djuwita Batam, SMP Kristen Kalam Kudus 2 Batam, SMPS Kristen Tabqha Batam. SMPIT 01 Darussalam Batam, SMP Negeri 3 Batam, SMPS Kallista Batam
dan SMPS Global Indo Asia Batam.
Kemudian siswa SMP/MTs yang memperoleh peringkat 10 besar Ujian Nasional didominasi siswa yang berasal dari SMP Negeri 3 Batam.
(tan)
Komentar Via Facebook :