Fakta Lain Pembunuh Deli Cinta Sihombing

Yuni Tak Yakin Dedi Gigolo untuk Deli Cinta Sihombing, Ini Penjelasannya

Yuni Tak Yakin Dedi Gigolo untuk Deli Cinta Sihombing, Ini Penjelasannya

Dedi Purbianto, tersangka pembunuhan Deli Cinta Sihombing (Foto: Facebook)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Pacar Dedi Purbianto, Yuni, tak percaya sedikit pun kekasihnya itu seorang gigolo seperti pengakuannya dan informasi yang beredar.

Yuni mengaku masih syok mengetahui kekasihnya dituduh terlibat kasus pembunuhan sadis Deli Cinta Sihombing di Tanjunguncang, Batuaji, Batam, Kepulauan Riau. 

“Saya masih nggak percaya kalau dia membunuh, apalagi kalau dia gigolo. Soalnya saya tau uang dia itu berapa, uang gajinya aja saya tau. Jadi nggak percaya aja,” ujarnya meneteskan air mata.

Baca juga:

Mamak Dedi Pingsan di Kos Anaknya

Ibu Kos Rasakan Keanehan Perilaku Dedi Usai Membunuh Deli Cinta Sihombing

 

Ditemui kemarin di kediamannya di Windsor lantai 2 nomor 8, Yuni terlihat masih terpukul. Matanya sembab. Mukanya kuyu. Pakaiannya masih belum berganti seperti hari pertama Dedi ditangkap.

Kamarnya belum boleh dibuka. Yuni menyebutkan, Dedi dikenal sebagai orang yang tidak banyak berulah. 

Pasalnya mereka sudah menjalin hubungan kurang lebih hampir lima tahun lamanya. Ia pertama kali bertemu di Inul Viezta, Nagoya Hill Batam, sewaktu Dedi bekerja di sana.

Alibi

Dedi beralibi kepada polisi, bahwa dia adalah seorang gigolo atau pelacur laki-laki. Ia mengaku marah karena tak dibayar usai bercinta. "Dia mengaku tak dibayar usai 'main'," ujar Kapolresta Barelang Kombes Hengki.

Namun alibi Dedi itu pun sepertinya janggal. Pasalnya, Deli seorang ibu rumah tangga. Usianya masih muda, sekitar 28 tahun.

Selain itu ia juga berparas cukup cantik. Banyak yang meragukan keterangan Dedi. Dedi diduga sengaja beralibi untuk melempar kesalahannya kepada Deli.

Baca juga:

Ratusan Fans Kim Jonghyun Berduka di Dataran Engku Putri, Beberapa Shawol Menangis Haru

 

Sadis

Aksi Dedi membunuh Deli memang sadis. Ia mengikat Deli dengan tangan ke belakang serta kaki terikat. Deli tertelungkup di kasur dengan luka tusukan senjata tajam di bagian leher. 

Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengatakan, Deli tewas setelah kehabisan oksigen. 

Diduga ia dibekap sebelum meregang nyawa. "Hasil autopsi dia dibekap," ujar Hengki.

(yud)