BMKG Hang Nadim Batam Peringatkan Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang di 5 Wilayah Kepri Besok, Sabtu 25 Juli 2026
Ilustrasi Hujan Deras di Batam.
Batam, Batamnews — Masyarakat Kepulauan Riau diimbau bersiap menghadapi cuaca ekstrem pada Sabtu, 25 Juli 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memperingatkan potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah.
Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam menjelaskan, kondisi atmosfer di Kepri saat ini sedang mendukung pertumbuhan awan hujan. Penyebabnya adalah adanya belokan angin atau *shearline* dan kelembapan udara yang cukup tinggi di lapisan atmosfer.
"Adanya belokan angin shearline dan kelembapan udara di atmosfer yang cukup tinggi di Kepulauan Riau meningkatkan pembentukan awan hujan," ujar prakirawan BMKG Hang Nadim Batam, Jumat, 24 Juli 2026.
Baca juga: Cuaca Batam Hari Ini Jumat 24 Juli 2026: Hujan Ringan, Suhu 25-30°C
Menurut prakiraan BMKG, cuaca di Kepri secara umum akan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang. Namun, hujan dengan intensitas lebih tinggi diperkirakan terjadi di sejumlah titik.
BMKG meminta warga mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang. Kondisi ini diprediksi terjadi pada pagi, siang, hingga malam hari di lima wilayah: Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, dan Kabupaten Kepulauan Anambas.
Masyarakat di daerah-daerah tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
BMKG juga mengingatkan agar warga berhati-hati terhadap sejumlah dampak yang mungkin timbul, seperti genangan air, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat hujan lebat dan angin kencang yang berlangsung dalam waktu singkat.
Baca juga: Kurang Komitmen Pengurus, Koperasi Merah Putih Pulau Buluh Batam Tutup Usia 3 Bulan
Warga diminta terus memantau informasi cuaca terkini dari kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan.

Komentar Via Facebook :