Bunga Kredit MEKAAR Turun Jadi 8 Persen, Prabowo Tegaskan Pupuk & Elpiji Subsidi Hanya Disalurkan Lewat KDMP
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Jakarta, Minggu (12/7/2026). Dalam sambutannya, ia menegaskan seluruh penyaluran barang subsidi seperti pupuk dan elpiji akan difokuskan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih guna menghentikan praktik penyelewengan yang selama ini merugikan rakyat.
Jakarta, Batamnews – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menetapkan bahwa sejumlah barang bersubsidi, mulai dari pupuk hingga elpiji, akan disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Kebijakan ini diambil untuk memastikan bantuan negara tepat sasaran dan tidak lagi dinikmati oleh oknum tertentu.
Keputusan tersebut disampaikan Presiden dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 di Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026. Di hadapan para peserta, Prabowo mengungkapkan keresahannya selama ini bahwa penyaluran barang subsidi kerap melenceng dari tujuan.
"Hampir semua barang subsidi bisa kita salurkan di koperasi supaya tidak diselewengkan, karena banyak barang subsidi diselewengkan, tidak sampai ke rakyat yang perlu," ujar Prabowo dengan tegas.
Menurut Kepala Negara, ketidaktepatan sasaran ini terjadi bukan tanpa sebab. Ada pihak-pihak yang sengaja menyabotase jalur distribusi demi keuntungan pribadi. Bahkan, ia menyebut sebagian barang subsidi justru diselundupkan ke luar negeri.
"(Barang subsidi) diatur sedemikian, bahkan diselundupkan di luar negeri. Itulah latar belakang lahirnya Koperasi Desa Merah Putih," tegasnya.
Lebih dari sekadar tempat membeli barang murah, Prabowo menjelaskan bahwa KDMP akan dirancang sebagai pusat layanan terintegrasi yang lengkap bagi warga desa dan kelurahan.
Nantinya, koperasi ini akan menyediakan apotek dengan obat-obatan generik berharga terjangkau. Selain itu, tersedia pula layanan cold storage atau ruang pendingin untuk membantu para petani dan nelayan menyimpan hasil panen serta tangkapan laut agar tidak cepat rusak.
Tak hanya barang dan logistik, Presiden juga memastikan KDMP memiliki layanan simpan pinjam dengan bunga yang kompetitif. Bahkan, koperasi akan menawarkan kredit mikro dan super mikro seperti program MEKAAR dengan bunga yang jauh lebih rendah.
Baca juga: Puteri Komarudin Dorong Optimalisasi Kawasan Strategis Batam demi Pacu Investasi Nasional
"Saya maunya 5 persen, tapi bankir-bankir (Menteri BUMN) Rosan cs jangan terlalu tipis, kita punya ongkos. Tapi dibandingkan 22 persen, lumayanlah turun menjadi 8 persen. Betul tidak!" seru Prabowo, disambut riuh hadirin.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap kehadiran Koperasi Merah Putih mampu menjadi garda terdepan dalam melindungi ekonomi rakyat sekaligus memangkas rantai distribusi yang selama ini dinilai boros dan rawan korupsi.

Komentar Via Facebook :