Respon Wawalkot Li Claudia Chandra Video Curi Besi Coran Parit di Batam Viral, Pelaku Diburu Polisi
Foto di lokasi menunjukkan kondisi penutup parit di Terowongan Pelita, Batam, yang telah hancur. Serpihan material coran dan semen tampak berserakan di sepanjang sisi jalan. Potongan besi yang menjadi sasaran pelaku sudah raib, menyisakan lubang drainase yang membahayakan pengguna jalan.
Batam, Batamnews – Aksi dugaan pencurian besi fasilitas umum kembali terjadi di Kota Batam. Seorang pria tertangkap basah sedang membongkar besi dari coran penutup parit di kawasan Terowongan Pelita, Kecamatan Lubuk Bajak, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu, 13 Juni 2026 dini hari sekitar pukul 05.03 WIB.
Peristiwa itu terekam video dan viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, tampak pria tersebut berada di sisi jalan dekat dinding terowongan. Ia terlihat sengaja membongkar bagian coran penutup parit di sepanjang jalur itu. Serpihan material coran tampak berserakan di sekitar lokasi.
Aksi itu diketahui sekelompok warga yang sedang berlari pagi. Mereka memergoki pelaku yang diduga menghancurkan penutup parit demi mengambil besi di dalamnya.
Baca juga: Diduga Rayap Besi Beraksi di Terowongan Pelita Batam, Coran Penutup Parit Dihancurkan
Menanggapi kejadian itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, langsung turun ke lokasi pada malam harinya. Melalui akun media sosial pribadinya, ia mengungkapkan rasa sedih dan prihatin.
"Tadi malam saya turun langsung bersama tim ke Terowongan Pelita. Dengan perasaan yang cukup sedih dan prihatin, kami melihat fasilitas umum yang sedang kami perbaiki dan percantik demi kenyamanan masyarakat justru dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," tulis Li Claudia, Minggu, 14 Juni 2026.
Ia menjelaskan, penutup drainase yang dipasang untuk memperindah dan meningkatkan fungsi infrastruktur itu sengaja dirusak lalu besinya diambil. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya merugikan pemerintah tetapi juga seluruh masyarakat yang menggunakan fasilitas itu.
"Kami bekerja siang dan malam untuk membangun, memperbaiki, dan menghadirkan fasilitas yang lebih baik bagi Kota Batam. Namun semua itu tentu membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama agar hasil pembangunan dapat terus dirasakan," ujarnya.
Li Claudia pun mengajak masyarakat untuk segera melapor ke pihak berwajib jika melihat tindakan perusakan fasilitas umum atau aktivitas mencurigakan. Ia menegaskan, pihaknya sedang melakukan penelusuran untuk mencari pelaku agar diproses sesuai ketentuan hukum.
"Mari kita jaga bersama fasilitas umum yang telah dibangun. Kota ini milik kita bersama, dan merawatnya adalah tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.
Komentar Via Facebook :