Sempat Ditutup Mendadak, Akses Jalan Jembatan Sei Ladi Batam Kini Kembali Normal
Jalan Gajah Mada Atau Menuju Ke Jembatan Sei Ladi Yang Sempat Di Tutup. (Foto: Asrul/Batamnews)
Batam, Batamnews – Sempat dikeluhkan warga karena ditutup mendadak, ruas Jalan Gajah Mada, tepatnya di tanjakan menuju Hotel Vista (Jembatan Sei Ladi), kini sudah bisa dilalui dengan normal. Sejak Rabu (22/4/2026) kemarin, blokade jalan telah dibuka dan kendaraan bebas melintas seperti sedia kala.
Sebelumnya, penutupan total pada Senin lalu sempat memicu kebingungan dan kekesalan pengguna jalan. Jalur padat tersebut mendadak buntu, memaksa ribuan warga memutar otak dan mencari jalur alternatif melalui Flyover Sei Ladi demi menghindari kemacetan.
Menanggapi keriuhan tersebut, Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, angkat bicara. Ia memberikan penjelasan teknis mengapa langkah tegas tersebut harus diambil. Menurutnya, penutupan pada hari Senin itu merupakan kelanjutan dari pengerjaan yang sudah dimulai sejak Jumat sebelumnya.
BP Batam sengaja menahan akses jalan lebih lama demi memastikan kualitas perbaikan jalan. Mereka tidak ingin terburu-buru membuka jalan jika kondisi beton belum benar-benar siap menahan beban kendaraan berat.
"Yang hari Senin itu adalah perpanjangan dari pekerjaan hari Jumat. Karena dilakukan pengecoran, kita maunya umur betonnya cukup matang baru dilewati mobil. Hal ini sangat penting supaya betonnya tidak mudah patah atau retak," tegas Mouris.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. BP Batam belajar dari pengalaman pahit sebelumnya, di mana permukaan jalan kerap rusak dini atau retak-retak karena dipaksa melayani arus lalu lintas sebelum coran mencapai kekuatan maksimal.
Proses perbaikan ini memang memakan waktu, mulai dari pengerasan dasar hingga pengecoran ulang. Meski sempat memicu ketidaknyamanan, BP Batam memilih untuk memprioritaskan ketahanan jangka panjang agar tidak terjadi kerusakan berulang di masa depan.
Setelah melalui masa pengeringan yang cukup dan didukung cuaca yang mendukung, tim lapangan akhirnya memastikan beton sudah siap dipijak roda kendaraan.
"Secepatnya kita buka jika coran sudah cukup umur. Dan per Rabu (22/4/2026) kemarin, kondisi beton dinilai sudah kuat dan aman, sehingga blokade jalan sudah kita buka kembali untuk masyarakat," tambahnya.
Pantauan di lokasi, arus lalu lintas dari arah Sekupang menuju Baloi maupun sebaliknya kini telah kembali lancar tanpa hambatan. Warga pun kini bisa menikmati infrastruktur yang lebih kokoh, sembari diingatkan untuk tetap berhati-hati saat berkendara.
Komentar Via Facebook :