Polisi Hentikan Kasus Kematian Sepasang Kekasih di Batuampar, Terungkap Diduga Bunuh Diri

Polisi Hentikan Kasus Kematian Sepasang Kekasih di Batuampar, Terungkap Diduga Bunuh Diri

Tim Inafis saat melakukan evakuasi korban sepasang kekasih yang ditemukan meninggal di dalam kosan lantai dua rumah nomor 18, RT 05/RW 09, Batuampar, pada Kamis (28/8/2025) lalu. (Foto: Tommy Purniawan/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Satuan Reskrim Polresta Barelang menghentikan penyelidikan kasus kematian sepasang kekasih yang ditemukan meninggal di dalam kosan lantai dua rumah nomor 18, RT 05/RW 09, Batuampar, pada Kamis (28/8/2025) lalu.

Penghentian kasus ini dilakukan setelah Unit Jatanras dan Unit Reskrim Polsek Batuampar beberapa kali menggelar perkara untuk mengungkap penyebab kematian Siti Qomariyah (32) dan Surya Kusuma (29), yang diketahui merupakan karyawan Capella Motor.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol M Debby Tri Andrestian, keputusan penghentian kasus diambil berdasarkan hasil gelar perkara yang menyimpulkan pelaku pembunuhan juga mengakhiri hidupnya sendiri.

"Hasil penyelidikan pelaku (Surya) gantung diri setelah membunuh Siti," katanya, Selasa (23/9/2025) sore.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, Debby menjelaskan bahwa kedua korban sebenarnya memiliki pasangan masing-masing. Penyebab kematian diduga kuat dipicu masalah pribadi antara keduanya yang berujung keributan.

Selain itu, informasi di lapangan juga menyebutkan bahwa keduanya memiliki utang kepada beberapa kerabat hingga pinjaman online. Karena tidak sanggup membayar dan terus ditagih, korban diduga frustrasi dan memilih jalan singkat dengan mengakhiri hidup.

Kesaksian warga sekitar turut memperkuat kronologi penemuan jenazah. Saparudin bersama istrinya, Nina, yang tinggal bertetangga dengan korban, mengaku sebagai orang pertama yang mencurigai adanya sesuatu di kamar kos. Sekitar pukul 17.30 WIB, ia melaporkan kecurigaan itu kepada pemilik kos yang berada di depan rumah. Mereka lalu bersama-sama naik ke kamar korban yang terkunci dari dalam.

"Lalu ibuk kosan ambil kunci serap dan membuka kamar korban," ujarnya.

Saat lampu kamar dinyalakan, Saparudin dan beberapa warga melihat tubuh Siti terbaring telentang di atas kasur dengan tubuh tertutup selimut. "Saat itu saya lihat hidungnya berdarah, tetapi kami tak berani membuka selimutnya karena wajahnya telah membiru dan tak bernyawa," katanya.

Kecurigaan semakin kuat saat mereka mendapati pintu kamar mandi juga terkunci dari dalam. Amir, salah satu warga, mendobrak pintu dan menemukan Surya tergantung. "Lalu kami turun ke bawah dan mengabarkan kejadian ini ke perangkat RT RW, hingga kepihak kepolisian," ujarnya.

Dengan hasil penyelidikan yang telah dilakukan, polisi memastikan kasus tersebut dihentikan karena diyakini bukan merupakan tindak pidana lain, melainkan pembunuhan yang diakhiri bunuh diri.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :