Mobil Cupra Terramar Masuk Pasar SUV C-Segment: Apa Keunggulannya?
SUV (autocar)
Batam, Batamnews - Pasar SUV segmen-C mungkin sudah jenuh dengan banyaknya pilihan, mulai dari Volkswagen Tiguan, Kia Sportage, Ford Kuga, hingga Toyota RAV4 dan Hyundai Tucson. Namun, hal itu tidak menghentikan Cupra untuk meluncurkan model terbarunya: Cupra Terramar.
Meski Cupra sudah memiliki Ateca yang berbasis pada VW Tiguan, Terramar hadir sebagai penyegar dengan identitas baru yang lebih sesuai dengan perkembangan desain dan teknologi terbaru brand tersebut.
Sejak menjadi merek independen pada 2018, Cupra terus berevolusi, dan Terramar menjadi salah satu bukti terkininya.
Baca juga: BAIC X55-II Resmi Meluncur di Batam dengan Promo Menarik dan Garansi 5 Tahun
Terramar bisa dibilang menjadi flagship Cupra, meski berbagi peran dengan SUV elektrik Tavascan. Bedanya, Terramar masih mengusung mesin konvensional, sementara Tavascan sepenuhnya bertenaga listrik.
Menariknya, generasi kedua Terramar dikabarkan akan beralih ke platform Premium Electric yang sama dengan Porsche Macan Electric dan Audi Q6 E-tron.
Terramar dibangun di pabrik Audi di Gyor, Hungaria, menggunakan platform MQB Evo terbaru. Beberapa opsi mesin yang tersedia:
- 1.5 TSI mild-hybrid (148 HP): Penggerak roda depan.
- 2.0 TSI (201 HP atau 261 HP): All-wheel drive (AWD) dengan sistem Haldex.
- Plug-in Hybrid (PHEV) 1.5 TSI (201 HP atau 268 HP): Menggunakan baterai 19,7 kWh yang bisa menempuh lebih dari 70 mil dalam mode listrik.
Cupra dikenal dengan setelan suspensi dan handling yang sporty, dan Terramar berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengemudi yang mengutamakan performa.
Versi yang kami coba adalah 2.0 TSI 261 HP dengan AWD dan adaptive dampers, yang menawarkan pembagian torsi secara dinamis antara roda depan dan belakang.
Baca juga: Mazda Batam Resmikan Dealer Baru Dengan Konsep Global Visual Identity
Seperti model Cupra lainnya, Terramar memiliki ciri khas lampu depan dengan tanda segitiga tiga dan lampu belakang multi-layer yang mencolok. Dimensinya sedikit lebih besar daripada Formentor, meski wheelbase-nya sama.
Ini mungkin menjadi model terakhir Cupra dengan mesin pembakaran internal, karena brand ini akan beralih sepenuhnya ke elektrifikasi di generasi berikutnya.
Dengan segmen SUV C yang sudah sangat ramai, apakah Terramar bisa menarik perhatian? Tergantung pada bagaimana Cupra memposisikannya sebagai alternatif yang lebih sporty dan berkarakter dibandingkan rival-rivalnya.

Komentar Via Facebook :