Universitas Riau Kepulauan Buka Layanan Konseling Gratis untuk Antisipasi Maraknya Aksi Bunuh Diri di Batam

Universitas Riau Kepulauan Buka Layanan Konseling Gratis untuk Antisipasi Maraknya Aksi Bunuh Diri di Batam

Mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling UNRIKA pasang spanduk larangan aksi bunuh diri di Jembatan 3 dan 4 Barelang, Batam, didampingi oleh pihak Kepolisan setempat. (Istimewa).

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews - Menghadapi maraknya aksi bunuh diri yang terjadi di Kota Batam, Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) mengambil langkah proaktif dengan membuka layanan konseling gratis untuk masyarakat umum. 

Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi berbagai permasalahan yang dialami oleh masyarakat, serta sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dari Program Studi Bimbingan Konseling (BK) UNRIKA.

Kepala Prodi BK UNRIKA, Dr. Ramdani M.PD., M.H mengatakan, layanan konseling gratis ini merupakan wujud pengabdian masyarakat Prodi BK UNRIKA. Layanan konseling ini juga ditangani langsung oleh konselor dari kalangan Dosen yang didukung oleh para Konselor dibawah naungan Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Baca juga: Aksi Bunuh Diri di Jembatan 1 Barelang Meningkat, Dua Pria Terjun dalam Sehari

"Selain di dukung oleh para Konselor yang profesional, kami juga berkolaborasi dengan pihak Kepolisian dengan menempatkan stand reservasi di Polsek jika ada masyarakat yang ingin melakukan konseling," kata dia kepada batamnews.co.id, Senin, 1 Juli 2024.

"Pelaksanaan konseling dapat dilakukan secara langsung di UNRIKA atau jika diperlukan, tenaga konselor yang akan datang ke Polsek (untuk sementara Polsek Galang) dan dapat juga dilakukan secara daring, tergantung kesepakatan masyarakat dengan konselornya," sambungnya.

Ia menyebutkan, setelah dibukanya layanan konseling gratis, pihaknya cukup banyak menangani permasalahan yang dialami oleh masyarakat.

"Kami cukup banyak menangani masalah baik itu dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum. Saya pribadi dari awal tahun 2024 sudah menangani tiga orang klien yang berniat untuk bunuh diri, namun, berhasil kami cegah dengan memberikan nasehat yang positif dan solusi-solusi terbaik untuk mengatasi permasalah yang dialami klien Kami," ucap Ramdani.

Baca juga: Cinta Ditolak, Seorang Pria Loncat dari Jembatan Barelang, Berenang Selamatkan Diri

Terkait jam operasional Konseling gratis ini, Ramdani menjelaskan, UNRIKA membuka reservasi bimbingan konseling 24 Jam. Sedangkan untuk pelaksanaan konseling masyarakat dapat menyesuaikan waktu dan tempat sesuai dengan kesepakatan bersama.

"Untuk jam operasional kami reservasi konseling 24 jam. Sedangkan, pelaksanaan konseling bisa disesuaikan dengan kesepakatan bersama. Adapun mahasiswa/i BK UNRIKA berperan sebagai pendamping pra dan pasca layanan konseling," jelasnya.

Ia juga berharap, dengan adanya layanan bimbingan konseling gratis yang digelar oleh Prodi BK UNRIKA dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kepri khususnya Batam, dan juga dapat mencegah adanya aksi-aksi terlarang di Jembatan Barelang Batam.

"Saya berharap setiap ikhtiar kita bersama dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya menyikapi fenomena bunuh diri ini," kata Kepala Prodi BK UNRIKA.

(CR1)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :