Kemarin • 07:33
Batam, Batamnews – Ada kabar yang perlu diperhatikan bersama oleh para orang tua di Kepulauan Riau. Belakangan, jumlah anak yang terkena diabetes dan kanker terus meningkat. Kondisi ini membuat Tim Penggerak PKK Provinsi Kepri angkat bicara.
Bukan tanpa alasan. Data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tahun 2023 menunjukkan lonjakan yang signifikan. Sebanyak 46 persen kasus diabetes pada anak terjadi pada usia 10 hingga 14 tahun. Dan yang paling banyak adalah anak perempuan, mencapai 59,3 persen.
"Iya, mayoritasnya adalah diabetes tipe 1. Tapi hati-hati, obesitas juga sekarang jadi pemicu kuat munculnya diabetes tipe 2 pada anak," ujar Dewi Kumalasari Ansar, Sabtu, 16 Mei 2026.
Perempuan yang menjabat sebagai Ketua TP PKK Provinsi Kepri sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kepri itu mengatakan, semua pihak harus bergerak cepat. Menurutnya, intervensi dini lewat pola makan sehat dan pengendalian berat badan anak adalah kuncinya.
Ia menyampaikan hal tersebut seusai acara pengukuhan Pengurus YKI Kota Batam periode 2026-2031, yang digelar di Wyndham Panbil.
Tidak hanya diabetes, Dewi juga menyoroti soal kanker anak. Masih berdasarkan data IDAI tahun 2020, ada sekitar 11.156 kasus baru setiap tahunnya di Indonesia. Paling banyak adalah leukemia, kemudian limfoma, dan kanker otak.
Namun, ia menyayangkan fakta di lapangan.
"Hanya sekitar 20 persen kasus yang terdeteksi dan mendapat penanganan. Sisanya? Terkendala fasilitas kesehatan dan kurangnya kesadaran masyarakat," kata Dewi dengan nada prihatin.
Di tengah kondisi itu, Dewi tetap menyampaikan apresiasinya. Ia mengacungi jempol langkah IDAI Kepri yang menggelar seminar edukasi. Menurutnya, itu adalah bentuk dukungan nyata untuk program pemerintah menekan angka penyakit kronis pada anak.
Baca juga: The East Mall Resmi Dibuka, Dispar Batam: Ini Akan Jadi Sentra Digital Lifestyle di Nagoya
"Kami berterima kasih kepada IDAI Kepri, para dokter spesialis anak, dan tenaga kesehatan. Mereka tidak hanya mengobati, tapi juga menghadirkan harapan bagi anak-anak dan kekuatan bagi para orang tua yang sedang melalui masa-masa sulit," tutupnya.