Tarik untuk refresh
Harga Cabai Tembus Rp65 Ribu di Pasar Bincen, Sekda Misni: Akan Kita Kendalikan

Harga Cabai Tembus Rp65 Ribu di Pasar Bincen, Sekda Misni: Akan Kita Kendalikan

3 menit yang lalu

Tanjungpinang, Batamnews – Menjelang Hari Raya Iduladha, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) turun langsung ke Pasar Bintan Center (Bincen), Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat, 15 Mei 2026. Mereka datang pagi itu untuk melihat dari dekat kondisi harga bahan pokok. Sekda Misni berjalan menyusuri kios-kios. Ia berhenti di lapak cabai, bawang, tomat, daging, ayam, hingga ikan. Para pedagang diajak ngobrol satu per satu. Dari percakapan itu, terlihat sebagian besar harga masih stabil. Tapi ada beberapa yang naik jika dibandingkan pekan lalu. . Untuk daging sapi segar, harganya masih di kisaran Rp170 ribu per kilogram. Sementara daging sapi beku dijual Rp135 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram. “Dari Lebaran sampai sekarang harganya masih sama, belum ada penurunan,” kata Tamrin, pedagang daging di Pasar Bintan Center. Daging ayam pun masih bertahan di harga Rp40 ribu hingga Rp42 ribu per kilogram. Sekda Misni menanggapi hasil temuan di lapangan itu dengan lugas. Menurutnya, kenaikan harga sejumlah komoditas dipengaruhi banyak hal. “Kenaikan tersebut dipengaruhi beberapa faktor, baik transportasi atau pengiriman, tingginya harga dari distributor, hingga faktor cuaca,” jelas Misni. Ia menegaskan, semua data dari pemantauan langsung ini akan dipakai pemerintah provinsi untuk merumuskan kebijakan. Tujuannya satu: menjaga pasokan dan harga tetap stabil. .000 Barel per Hari, Harbour Energy Tunggu Perpanjangan Kontrak Blok Natuna “Apalagi menjelang Hari Raya Iduladha, sehingga perlu terus kita pantau dan awasi agar stabilitas harga, khususnya bahan pokok di Provinsi Kepri, tetap terjaga dengan baik,” tegasnya. Dalam kunjungan itu, Sekda Misni didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri, Rika Azmi, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri, Riki Rionaldi.

Tanjungpinang, Batamnews – Menjelang Hari Raya Iduladha, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) turun langsung ke Pasar Bintan Center (Bincen), Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat, 15 Mei 2026.

Mereka datang pagi itu untuk melihat dari dekat kondisi harga bahan pokok. Sekda Misni berjalan menyusuri kios-kios. Ia berhenti di lapak cabai, bawang, tomat, daging, ayam, hingga ikan. Para pedagang diajak ngobrol satu per satu.

Dari percakapan itu, terlihat sebagian besar harga masih stabil. Tapi ada beberapa yang naik jika dibandingkan pekan lalu.

Baca juga: Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan Senilai Rp200 Miliar, Menteri Trenggono: Ini Momentum Hilirisasi Kepri

Beginilah rincian harga yang ditemui tim di pasar Jumat pagi:

  •  Cabai merah: Rp62 ribu per kilogram
  •  Cabai rawit: Rp65 ribu per kilogram
  •  Bawang Jawa: Rp36 ribu per kilogram
  •  Bawang India: Rp18 ribu per kilogram
  •  Tomat: Rp25 ribu per kilogram
  •  Kentang: Rp18 ribu per kilogram

Para pedagang bilang, kenaikan itu karena biaya transportasi dan distribusi ke daerah yang ikut naik.

Untuk daging sapi segar, harganya masih di kisaran Rp170 ribu per kilogram. Sementara daging sapi beku dijual Rp135 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.

“Dari Lebaran sampai sekarang harganya masih sama, belum ada penurunan,” kata Tamrin, pedagang daging di Pasar Bintan Center.

Daging ayam pun masih bertahan di harga Rp40 ribu hingga Rp42 ribu per kilogram.

Sekda Misni menanggapi hasil temuan di lapangan itu dengan lugas. Menurutnya, kenaikan harga sejumlah komoditas dipengaruhi banyak hal.

“Kenaikan tersebut dipengaruhi beberapa faktor, baik transportasi atau pengiriman, tingginya harga dari distributor, hingga faktor cuaca,” jelas Misni.

Ia menegaskan, semua data dari pemantauan langsung ini akan dipakai pemerintah provinsi untuk merumuskan kebijakan. Tujuannya satu: menjaga pasokan dan harga tetap stabil.

Baca juga: Star Energy Targetkan 1.000 Barel per Hari, Harbour Energy Tunggu Perpanjangan Kontrak Blok Natuna

“Apalagi menjelang Hari Raya Iduladha, sehingga perlu terus kita pantau dan awasi agar stabilitas harga, khususnya bahan pokok di Provinsi Kepri, tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Dalam kunjungan itu, Sekda Misni didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri, Rika Azmi, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri, Riki Rionaldi.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Majelis Kehormatan Gerindra Tegur Keras Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan

Majelis Kehormatan Gerindra Tegur Keras Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan

2 jam yang lalu

Jakarta, Batamnews – Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra resmi menjatuhkan sanksi teguran tertulis kepada Ketua DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan. Sanksi ini buntut aksinya mengendarai motor gede (moge) Harley-Davidson tanpa helm hingga viral di media sosial. Keputusan itu diambil dalam sidang majelis kehormatan di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Mei 2026. Sidang menilai Iman terbukti melanggar aturan lalu lintas sekaligus AD/ART partai. “Memberikan hukuman teguran tertulis kepada Saudara Iman Sutiawan, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Kepulauan Riau,” ucap pimpinan sidang, M. Maulana Bungaran, saat membacakan amar putusan. . Ia juga melanggar Pasal 16 ayat 3 AD, yaitu memegang teguh anggaran dasar, rumah tangga, serta peraturan partai yang berlaku. Selain itu, Pasal 67 ayat 5 AD mengenai sumpah kader turut dilanggar. Viral bermula dari unggahan Iman saat berkendara di Batam. Dalam video yang diambil batamnews.co.id, Sabtu, 9 Mei 2026, ia tampak mengendarai Harley-Davidson FXDR bernomor polisi BP 6215 VF. Ia mengenakan kemeja loreng, celana jeans, dan topi hitam. Sepeda motor itu dikendarai santai di sejumlah ruas jalan tanpa helm. “Hari ini kita main, sekali-kali refreshing,” ujar Iman dalam video tersebut. . Teguran tertulis ini sekaligus menjadi peringatan keras agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

Jakarta, Batamnews – Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra resmi menjatuhkan sanksi teguran tertulis kepada Ketua DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan. Sanksi ini buntut aksinya mengendarai motor gede (moge) Harley-Davidson tanpa helm hingga viral di media sosial.

Keputusan itu diambil dalam sidang majelis kehormatan di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat, 15 Mei 2026. Sidang menilai Iman terbukti melanggar aturan lalu lintas sekaligus AD/ART partai.

“Memberikan hukuman teguran tertulis kepada Saudara Iman Sutiawan, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Kepulauan Riau,” ucap pimpinan sidang, M. Maulana Bungaran, saat membacakan amar putusan.

Baca juga: Harley Ketua DPRD Kepri Jadi Sorotan, Publik Pertanyakan LHKPN dan Transparansi Harta

Iman dinilai melanggar Pasal 16 ayat 2 Anggaran Dasar (AD) Gerindra tentang kewajiban menjunjung tinggi nama dan kehormatan partai. Ia juga melanggar Pasal 16 ayat 3 AD, yaitu memegang teguh anggaran dasar, rumah tangga, serta peraturan partai yang berlaku. Selain itu, Pasal 67 ayat 5 AD mengenai sumpah kader turut dilanggar.

Viral bermula dari unggahan Iman saat berkendara di Batam. Dalam video yang diambil batamnews.co.id, Sabtu, 9 Mei 2026, ia tampak mengendarai Harley-Davidson FXDR bernomor polisi BP 6215 VF. Ia mengenakan kemeja loreng, celana jeans, dan topi hitam. Sepeda motor itu dikendarai santai di sejumlah ruas jalan tanpa helm.

“Hari ini kita main, sekali-kali refreshing,” ujar Iman dalam video tersebut.

Baca juga: Ketua DPRD Kepri Kendarai Moge Tanpa Helm, Suyito: Pejabat Publik Harus Jadi Teladan dalam Budaya Tertib Berlalu Lintas

Majelis kehormatan menyatakan perbuatan Iman mencederai disiplin partai dan etika publik seorang wakil rakyat. Teguran tertulis ini sekaligus menjadi peringatan keras agar tidak mengulangi perbuatan serupa.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Pendaftar Beasiswa Bintan 2026 Tembus 321 Orang, 21 Gagal karena Kesalahan Administrasi

Pendaftar Beasiswa Bintan 2026 Tembus 321 Orang, 21 Gagal karena Kesalahan Administrasi

2 jam yang lalu

Bintan, Batamnews – Program Beasiswa Bintan untuk putra-putri daerah yang akan atau sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi tahun akademik 2026/2027 mendapat sambutan hangat. Setiap hari, jumlah pendaftar terus bertambah. Hingga Jumat, 15 Mei 2026, tercatat 321 mahasiswa aktif minimal semester 3 telah mendaftar secara online. Sebanyak 300 di antaranya dinyatakan diterima. Sisanya, 21 orang, ditolak karena alasan administrasi. Mereka yang ditolak sebagian besar bukan pemilik KTP Bintan. Sebagian lagi ternyata sudah pernah menerima beasiswa. . Mereka kini akan mengikuti validasi berkas dan seleksi lanjutan. Bupati Bintan, Roby Kurniawan, sejak membuka program ini berharap para pelajar dan mahasiswa memanfaatkannya dengan baik. Menurutnya, Beasiswa Bintan adalah wujud komitmen pemerintah daerah mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat pendidikan. "Beasiswa ini tujuannya meringankan beban biaya kuliah, baik di dalam maupun luar Bintan. Harapan saya, adik-adik makin semangat dan fokus mengejar studi," ujar Roby. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Bintan, Nasrullah, merinci pendaftaran masih dibuka hingga 1 Juni mendatang. Ia mengimbau calon penerima agar benar-benar membaca syarat dan ketentuan sebelum mendaftar. "Pendaftaran masih dibuka sesuai jadwal. Pesan kami, baca dan pahami dulu persyaratannya. Siapkan semua berkas. Jika kurang paham, hubungi kontak yang tersedia," kata Nasrullah, Jumat, 15 Mei 2026. Ia memberi contoh, ada pendaftar yang diminta mengunggah KTP, tetapi justru mengunggah Kartu Mahasiswa. "Otomatis sistem menolak. Jadi harus teliti betul," tegasnya. Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 1 Mei hingga 1 Juni untuk program S1, dan hingga 20 Juni untuk program D1. . Salah satu syaratnya, calon mahasiswa harus melampirkan SKHU dengan nilai rata-rata paling rendah 77. Beasiswa S1 diperuntukkan bagi mahasiswa aktif minimal semester 3 dengan ketentuan:  IPK minimal 3,00 untuk jurusan eksakta/sains  IPK minimal 3,20 untuk jurusan non-eksakta/sosial

Bintan, Batamnews – Program Beasiswa Bintan untuk putra-putri daerah yang akan atau sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi tahun akademik 2026/2027 mendapat sambutan hangat. Setiap hari, jumlah pendaftar terus bertambah.

Hingga Jumat, 15 Mei 2026, tercatat 321 mahasiswa aktif minimal semester 3 telah mendaftar secara online. Sebanyak 300 di antaranya dinyatakan diterima. Sisanya, 21 orang, ditolak karena alasan administrasi.

Mereka yang ditolak sebagian besar bukan pemilik KTP Bintan. Sebagian lagi ternyata sudah pernah menerima beasiswa.

Baca juga: Selamat Tinggal Simpang Pantek, LAM Batam Resmi Usulkan 46 Nama Baru, Ini Daftarnya

Untuk program D1 di Politeknik Pariwisata Batam (Batam Tourism Polytechnic), pendaftar mencapai 22 orang. Mereka kini akan mengikuti validasi berkas dan seleksi lanjutan.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, sejak membuka program ini berharap para pelajar dan mahasiswa memanfaatkannya dengan baik. Menurutnya, Beasiswa Bintan adalah wujud komitmen pemerintah daerah mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat pendidikan.

"Beasiswa ini tujuannya meringankan beban biaya kuliah, baik di dalam maupun luar Bintan. Harapan saya, adik-adik makin semangat dan fokus mengejar studi," ujar Roby.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Bintan, Nasrullah, merinci pendaftaran masih dibuka hingga 1 Juni mendatang. Ia mengimbau calon penerima agar benar-benar membaca syarat dan ketentuan sebelum mendaftar.

"Pendaftaran masih dibuka sesuai jadwal. Pesan kami, baca dan pahami dulu persyaratannya. Siapkan semua berkas. Jika kurang paham, hubungi kontak yang tersedia," kata Nasrullah, Jumat, 15 Mei 2026.

Ia memberi contoh, ada pendaftar yang diminta mengunggah KTP, tetapi justru mengunggah Kartu Mahasiswa. "Otomatis sistem menolak. Jadi harus teliti betul," tegasnya.

Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 1 Mei hingga 1 Juni untuk program S1, dan hingga 20 Juni untuk program D1.

Baca juga: Pencuri Kabel di Baloi Permai Ditangkap, Polisi Apresiasi Peran Warga

Beasiswa D1 dikhususkan bagi calon mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan di Politeknik Pariwisata Batam. Salah satu syaratnya, calon mahasiswa harus melampirkan SKHU dengan nilai rata-rata paling rendah 77.

Beasiswa S1 diperuntukkan bagi mahasiswa aktif minimal semester 3 dengan ketentuan:

  •  IPK minimal 3,00 untuk jurusan eksakta/sains
  •  IPK minimal 3,20 untuk jurusan non-eksakta/sosial
wa
fb
copy
Batamnews Home
Banjir Rendam Jalan Duyung Jodoh Batam, Motor Mogok di Tengah Arus

Banjir Rendam Jalan Duyung Jodoh Batam, Motor Mogok di Tengah Arus

5 jam yang lalu

Batam, Batamnews – Hujan deras mengguyur Kota Batam sejak Jumat pagi 15 Mei 2026 hingga siang hari. Akibatnya, sejumlah jalan utama terendam air. Salah satu titik terparah berada di kawasan Jalan Duyung dan Jalan Raja Ali Haji, Jodoh, Kecamatan Batu Ampar. Begini kondisinya. Tim Batamnews yang turun ke lokasi melihat langsung jalanan hampir lumpuh. Air meluap hingga rata dengan trotoar.  Batas pinggir jalan pun sulit terlihat jelas. Saluran drainase berbentuk persegi di sekitar situ sudah kewalahan menampung debit air hujan. . Namun, nasib lebih buruk dialami pengendara sepeda motor. Luapan air yang tinggi membuat sejumlah motor tak bisa melintas. Di tengah genangan, terlihat sebuah sepeda motor berboncengan dua orang yang mengenakan jas hujan. Motor mereka tiba-tiba mogok di tengah air. Keduanya harus bersusah payah menahan kendaraan agar tak terseret arus dari mobil-mobil yang lewat. Warga sekitar pun mengeluhkan kondisi ini. Siska, salah satu warga yang berada di lokasi, mengatakan banjir terjadi tepat di Jalan Duyung, dekat simpang lampu merah Hotel Pacific. Ia heran, karena kawasan itu sebelumnya tidak pernah banjir. . Anehnya, setelah ada lampu merah itu tiba-tiba jadi banjir seperti ini,” ungkap Siska.

Batam, Batamnews – Hujan deras mengguyur Kota Batam sejak Jumat pagi 15 Mei 2026 hingga siang hari. Akibatnya, sejumlah jalan utama terendam air. Salah satu titik terparah berada di kawasan Jalan Duyung dan Jalan Raja Ali Haji, Jodoh, Kecamatan Batu Ampar.

Begini kondisinya. Tim Batamnews yang turun ke lokasi melihat langsung jalanan hampir lumpuh. Air meluap hingga rata dengan trotoar. 

Batas pinggir jalan pun sulit terlihat jelas. Saluran drainase berbentuk persegi di sekitar situ sudah kewalahan menampung debit air hujan.

Baca juga: Selamat Tinggal Simpang Pantek, LAM Batam Resmi Usulkan 46 Nama Baru, Ini Daftarnya

Kendaraan roda empat, mulai dari truk boks hingga mobil pribadi, terpaksa melaju pelan dan ekstra hati-hati. Namun, nasib lebih buruk dialami pengendara sepeda motor. Luapan air yang tinggi membuat sejumlah motor tak bisa melintas.

Di tengah genangan, terlihat sebuah sepeda motor berboncengan dua orang yang mengenakan jas hujan. Motor mereka tiba-tiba mogok di tengah air. Keduanya harus bersusah payah menahan kendaraan agar tak terseret arus dari mobil-mobil yang lewat.

Warga sekitar pun mengeluhkan kondisi ini. Siska, salah satu warga yang berada di lokasi, mengatakan banjir terjadi tepat di Jalan Duyung, dekat simpang lampu merah Hotel Pacific. Ia heran, karena kawasan itu sebelumnya tidak pernah banjir.

Baca juga: Krisis Ruang Kelas Belum Teratasi, Pemko Batam Malah Bangun Lapangan Olahraga Senilai Rp10 Miliar

“Padahal jalan itu sebelumnya tak pernah banjir. Anehnya, setelah ada lampu merah itu tiba-tiba jadi banjir seperti ini,” ungkap Siska.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Selamat Tinggal Simpang Pantek, LAM Batam Resmi Usulkan 46 Nama Baru, Ini Daftarnya

Selamat Tinggal Simpang Pantek, LAM Batam Resmi Usulkan 46 Nama Baru, Ini Daftarnya

6 jam yang lalu

Batam, Batamnews – Warga Batam harus mulai membiasakan diri. Sejumlah simpang dan bundaran yang selama ini akrab di telinga, seperti Simpang Pantek Bengkong, perlahan akan berganti nama. Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Batam telah merampungkan usulan pergantian nama untuk 46 titik. Bukan sekadar ganti, usulan ini membawa misi besar: mengembalikan identitas sejarah dan budaya Melayu yang mulai tergerus pembangunan. "Sudah kami usulkan secara resmi ke Bapak Wali Kota dan Kepala BP Batam," ujar Ketua LAM Batam, Dato' Wira Setia Utama, YM. H. Muhammad Amin, saat dihubungi Jumat, 15 Mei 2026. . Nama tersebut diusulkan menjadi Simpang Junjung Budaya. Berikut adalah daftar lengkap usulan nama baru yang disusun berdasarkan wilayah kecamatan di Batam: Batam Kota  Bundaran Punggur (Raja Hamidah) → Bundaran Sultan Abdul Rahman Muazamsyah II  Simpang Frengky → Simpang Opu Daeng Celak  Simpang Kara → Simpang Raja Idris Bin Raja Haji Fisabillillah  Simpang KDA → Simpang Opu Daeng Kamboja  Bundaran BP Batam → Bundaran Raja Ali Bin Raja Ja far  Simpang One Batam Mall/Ikada → Simpang Raja Abdul Gani Bin Raja Haji Fisabilillah  Bundaran Asrama Haji → Bundaran Raja Haji Abdullah  Simpang Kabil (Kepri Mall) → Simpang Opu Daeng Marewa  Simpang KBC → Simpang Mahkota Alam  Simpang Kaliban → Simpang Bugis Tak Balik  Simpang Sincom → Simpang Raja Ahmad  Simpang Gelael → Simpang Opu Daeng Perani Bengkong  Simpang Seraya → Simpang Opu Daeng Kemasi  Simpang Bengkong Laut/Golden Prawn → Simpang Demang Lebar Daun Lubuk Baja  Simpang Baloi → Simpang Dato H. Machmur Ismail  Simpang Telkom → Simpang Cekak Musang  Simpang Puti Bungsu (Nagoya Hill) → Simpang Tulang Belut  Simpang Nagoya/Sarinah → Simpang H. Raja Abdul Aziz  Simpang Baitussakur → Simpang Teluk Belanga  Simpang Pacific Hotel → Simpang Dato Kaya Montel  Simpang Windsor → Simpang Dato H. Imran AZ  Simpang Raden Patah → Simpang Raja Muhammad Yusuf Al-Ahmadi  Simpang Indomobil → Simpang H. Raja Usman Draman  Simpang Planet Holiday → Simpang Tebing Laksamana  Simpang SNL/DC Mall → Simpang Raja Ishak Bin Raja Yahya Batu Aji & Batu Ampar  Bundaran Tembesi → Bundaran Ufuk Selatan  Simpang Tobing → Simpang Bukit Tempayan  Simpang Aviari → Simpang Batam Brick Works  Simpang Putri Hijau → Simpang Opu Daeng Menambon  Simpang Batu Ampar → Simpang H. Ahmad Daeng Paraga  Simpang Melchem → Simpang Air Raja . Nyat Kadir  Simpang Kawasan Industri Sekupang → Simpang Tun Teja  Simpang Patam Lestari → Simpang Abu Bakar Al-Jufri  Simpang Rumah Sakit BP Batam → Simpang Dang Merdu  Simpang Pelabuhan Domestik Sekupang → Simpang Semangat Bugis  Simpang Sungai Harapan → Tetap dengan namanya  Simpang Panbil (Muka Kuning) → Simpang Tun Fatimah (pahlawan perempuan) Dengan usulan ini, LAM Batam berharap masyarakat tidak hanya ingat nama-nama baru, tetapi juga tahu cerita di baliknya. Kini, semua tergantung pada keputusan Wali Kota dan Kepala BP Batam.

Batam, Batamnews – Warga Batam harus mulai membiasakan diri. Sejumlah simpang dan bundaran yang selama ini akrab di telinga, seperti Simpang Pantek Bengkong, perlahan akan berganti nama.

Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau Kota Batam telah merampungkan usulan pergantian nama untuk 46 titik. Bukan sekadar ganti, usulan ini membawa misi besar: mengembalikan identitas sejarah dan budaya Melayu yang mulai tergerus pembangunan.

"Sudah kami usulkan secara resmi ke Bapak Wali Kota dan Kepala BP Batam," ujar Ketua LAM Batam, Dato' Wira Setia Utama, YM. H. Muhammad Amin, saat dihubungi Jumat, 15 Mei 2026.

Baca juga: Pencuri Kabel di Baloi Permai Ditangkap, Polisi Apresiasi Peran Warga

Salah satu perubahan yang paling menyita perhatian adalah usulan penghapusan nama Simpang Pantek Bengkong. Nama tersebut diusulkan menjadi Simpang Junjung Budaya.

Berikut adalah daftar lengkap usulan nama baru yang disusun berdasarkan wilayah kecamatan di Batam:

Batam Kota

  •  Bundaran Punggur (Raja Hamidah) → Bundaran Sultan Abdul Rahman Muazamsyah II
  •  Simpang Frengky → Simpang Opu Daeng Celak
  •  Simpang Kara → Simpang Raja Idris Bin Raja Haji Fisabillillah
  •  Simpang KDA → Simpang Opu Daeng Kamboja
  •  Bundaran BP Batam → Bundaran Raja Ali Bin Raja Ja far
  •  Simpang One Batam Mall/Ikada → Simpang Raja Abdul Gani Bin Raja Haji Fisabilillah
  •  Bundaran Asrama Haji → Bundaran Raja Haji Abdullah
  •  Simpang Kabil (Kepri Mall) → Simpang Opu Daeng Marewa
  •  Simpang KBC → Simpang Mahkota Alam
  •  Simpang Kaliban → Simpang Bugis Tak Balik
  •  Simpang Sincom → Simpang Raja Ahmad
  •  Simpang Gelael → Simpang Opu Daeng Perani

Bengkong

  •  Simpang Seraya → Simpang Opu Daeng Kemasi
  •  Simpang Bengkong Laut/Golden Prawn → Simpang Demang Lebar Daun

Lubuk Baja

  •  Simpang Baloi → Simpang Dato H. Machmur Ismail
  •  Simpang Telkom → Simpang Cekak Musang
  •  Simpang Puti Bungsu (Nagoya Hill) → Simpang Tulang Belut
  •  Simpang Nagoya/Sarinah → Simpang H. Raja Abdul Aziz
  •  Simpang Baitussakur → Simpang Teluk Belanga
  •  Simpang Pacific Hotel → Simpang Dato Kaya Montel
  •  Simpang Windsor → Simpang Dato H. Imran AZ
  •  Simpang Raden Patah → Simpang Raja Muhammad Yusuf Al-Ahmadi
  •  Simpang Indomobil → Simpang H. Raja Usman Draman
  •  Simpang Planet Holiday → Simpang Tebing Laksamana
  •  Simpang SNL/DC Mall → Simpang Raja Ishak Bin Raja Yahya

Batu Aji & Batu Ampar

  •  Bundaran Tembesi → Bundaran Ufuk Selatan
  •  Simpang Tobing → Simpang Bukit Tempayan
  •  Simpang Aviari → Simpang Batam Brick Works
  •  Simpang Putri Hijau → Simpang Opu Daeng Menambon
  •  Simpang Batu Ampar → Simpang H. Ahmad Daeng Paraga
  •  Simpang Melchem → Simpang Air Raja

Baca juga: Krisis Ruang Kelas Belum Teratasi, Pemko Batam Malah Bangun Lapangan Olahraga Senilai Rp10 Miliar

Nongsa

  •  Bundaran Bandara → Bundaran Raja Ali Marhum Pulau Bayan
  •  Simpang Kabil (Taiwan) → Simpang Raja Ja far Bin Raja Haji Fisabilillah
  •  Simpang Teluk Mata Ikan → Simpang Encik Cik
  •  Simpang Batu Besar → Tetap Simpang Batu Besar (tidak berubah)

Sagulung

  •  Bundaran Base Camp → Bundaran Cik Puan Bulang
  •  Simpang Fanindo → Simpang Engku Muda Muhammad
  •  Simpang Polsek → Simpang Panglima Raman

Sekupang & Sungai Beduk

  •  Simpang Vitka Tiban → Simpang Dato H. Nyat Kadir
  •  Simpang Kawasan Industri Sekupang → Simpang Tun Teja
  •  Simpang Patam Lestari → Simpang Abu Bakar Al-Jufri
  •  Simpang Rumah Sakit BP Batam → Simpang Dang Merdu
  •  Simpang Pelabuhan Domestik Sekupang → Simpang Semangat Bugis
  •  Simpang Sungai Harapan → Tetap dengan namanya
  •  Simpang Panbil (Muka Kuning) → Simpang Tun Fatimah (pahlawan perempuan)

Dengan usulan ini, LAM Batam berharap masyarakat tidak hanya ingat nama-nama baru, tetapi juga tahu cerita di baliknya. Kini, semua tergantung pada keputusan Wali Kota dan Kepala BP Batam.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Pencuri Kabel di Baloi Permai Ditangkap, Polisi Apresiasi Peran Warga

Pencuri Kabel di Baloi Permai Ditangkap, Polisi Apresiasi Peran Warga

8 jam yang lalu

Batam, Batamnews – Personel piket Polsek Batam Kota Polresta Barelang bersama tim Patroli Samapta Polresta Barelang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana pencurian kabel di Gedung Saka Kencana Kepri, Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Kamis (14/5/2026). Respons cepat tersebut dilakukan usai adanya laporan yang masuk melalui layanan Call Center 110. Kapolsek Batam Kota, AKP Benny Syahrizal, mengatakan personel yang menerima laporan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta penanganan awal terhadap peristiwa tersebut. “Begitu menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110, personel kami langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi serta melakukan penanganan awal. Ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat,” ujar AKP Benny Syahrizal, Jumat (15/5/2026). Adapun personel yang turun ke lokasi di antaranya Ipda F. Leo M dari Samapta Polresta Barelang bersama personel piket SPKT, Aipda Rusdianto dari unit patroli, Aipda D. Dores dari unit Reskrim, Bripka Yudhi Roso dari unit patroli, Brigpol B. Gurning dari Intelkam, serta Briptu Gusdian B dari unit Reskrim. Laporan tersebut disampaikan oleh warga bernama Yance yang melaporkan adanya dugaan pencurian kabel di gedung tersebut. Setibanya di lokasi, petugas mendapati seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian beserta barang bukti hasil curian yang sebelumnya telah diamankan oleh warga sekitar. “Sesampainya di lokasi, personel mendapati terduga pelaku bersama barang bukti yang sudah diamankan masyarakat. Selanjutnya yang bersangkutan beserta barang bukti dibawa ke Polsek Batam Kota guna menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Benny. Selain melakukan penanganan perkara, petugas juga melakukan dokumentasi serta memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan sekitar. AKP Benny menegaskan kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap tindak pidana maupun gangguan kamtibmas melalui Call Center 110 yang aktif selama 24 jam. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Batam,” tutupnya. Dari hasil kegiatan tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian juga dinilai mampu meminimalisir potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Batam Kota.

Batam, Batamnews – Personel piket Polsek Batam Kota Polresta Barelang bersama tim Patroli Samapta Polresta Barelang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana pencurian kabel di Gedung Saka Kencana Kepri, Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Kamis (14/5/2026).

Respons cepat tersebut dilakukan usai adanya laporan yang masuk melalui layanan Call Center 110.

Kapolsek Batam Kota, AKP Benny Syahrizal, mengatakan personel yang menerima laporan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta penanganan awal terhadap peristiwa tersebut.

“Begitu menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110, personel kami langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan situasi serta melakukan penanganan awal. Ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat,” ujar AKP Benny Syahrizal, Jumat (15/5/2026).

Adapun personel yang turun ke lokasi di antaranya Ipda F. Leo M dari Samapta Polresta Barelang bersama personel piket SPKT, Aipda Rusdianto dari unit patroli, Aipda D. Dores dari unit Reskrim, Bripka Yudhi Roso dari unit patroli, Brigpol B. Gurning dari Intelkam, serta Briptu Gusdian B dari unit Reskrim.

Laporan tersebut disampaikan oleh warga bernama Yance yang melaporkan adanya dugaan pencurian kabel di gedung tersebut. Setibanya di lokasi, petugas mendapati seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian beserta barang bukti hasil curian yang sebelumnya telah diamankan oleh warga sekitar.

“Sesampainya di lokasi, personel mendapati terduga pelaku bersama barang bukti yang sudah diamankan masyarakat. Selanjutnya yang bersangkutan beserta barang bukti dibawa ke Polsek Batam Kota guna menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Benny.

Selain melakukan penanganan perkara, petugas juga melakukan dokumentasi serta memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas di lingkungan sekitar.

AKP Benny menegaskan kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap tindak pidana maupun gangguan kamtibmas melalui Call Center 110 yang aktif selama 24 jam. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Batam,” tutupnya.

Dari hasil kegiatan tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian juga dinilai mampu meminimalisir potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Batam Kota.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Memuat…