Gonggong, Biota Laut Khas Kepri Kini di Ambang Kepunahan

Gonggong, Biota Laut Khas Kepri Kini di Ambang Kepunahan

Siput Gonggong. (Foto: Youtube/AL Ramadiansah)

Batam, Batamnews - Kepulauan Riau kaya akan produk kuliner. Salah satu yang khas adalah kuliner hasil laut berupa siput gonggong.

Gonggong yang memiliki nama latin Strombus Canurium (ganus) ini konon hanya hidup dan berkembang di perairan Kepulauan Riau dan sekitarnya.

Namun, tingginya konsumsi dan perburuan Gonggong membuat biota laut bercangkang ini kini terancam kepunahan. 

"Jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu jauh, pada saat surut gampang mengumpulkan di sini (sekitaran BPBL). Sekarang udah susah," kata Kepala Balai Perikanan dan Budidaya Laut (BPBL) Kota Batam, Ikhsan Kamil, Rabu (3/8/2022).

Ia meminta, masyarakat tak hanya mengeksploitasi gonggong sebagai komersial, namun juga bagaimana membuat ia tidak punah.

"Konsumsi masyarakat itu tinggi. Apalagi yang dijual di restoran. Seharusnya restoran juga memikirkan, jangan hanya mengeksploitasi saja," kata pria yang akrab disapa Emil itu.

Lanjut dia, jika melihat dari segi ukuran pertumbuhan hewan ini dinilai sangat lambat.

"Menurut saya ke arah sana (punah) sangat besar. Kita pernah membudidayakan di sini (BPBL) proses pertumbuhannya bertahun-bertahun tidak tumbuh, tapi kita tidak tahu di alam ini dia makan apa," ujar dia.

Pihaknya kini tak lagi melakukan penelitian untuk budidaya gonggong. Namun juga dinilai tidak ekonomis dan waktu yang dibutuhkan cukup panjang.

"Ini baru prediksi, tapi kembali, harus dilakukan penelitian lebih lanjut," pungkasnya.

(jun)

Berita Terkait