Jangan Abai Prokes, Batam Tambah 9 Pasien Meninggal Dunia dalam Sehari

Jangan Abai Prokes, Batam Tambah 9 Pasien Meninggal Dunia dalam Sehari

Ilustrasi.

Batam, Batamnews - Angka kematian pasien Corona di Kota Batam, Kepulauan Riau terus meningkat saban hari. Terkini, 9 pasien dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (27/6/2021).

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam melansir akumulasi kematian pasien menjadi 283 orang atau tingkat kematian sebesar 2,18 persen. 

Dalam sepekan terakhir, sejak Minggu (20/6/2021), tercatat tambahan pasien meninggal dunia sebanyak 35 orang.

Sedangkan kasus baru bertambah 145 kasus yang terdiri dari 85 kasus bergejala, 51 kasus tanpa gejala, 8 kasus kontak erat dan 1 kasus riwayat perjalanan.

Adapun akumulasi positif Corona hampir menyentuh 13 ribu kasus, yakni sebanyak 12.946 kasus, dengan kasus aktif sebanyak 1.687 orang atau 13, 03 persen.

Sementara, 147 pasien juga dilaporkan sembuh. Akumulasi kesembuhan mencapai 10.976 orang atau 84,78 persen.

Zona Merah Kepung Batam

 

Sebaran kasus Corona di Batam makin memprihatinkan. Sebanyak 35 kelurahan pada 9 kecamatan di pulau utama Batam berstatus zona merah.

Rinciannya, status zona merah di Batuampar tersemat di keluarah Kampung Seraya, Sungai Jodoh dan Tanjung Sengkuang.

Batam Kota semua kelurahan zona merah yakni Baloi Permai, Teluk Tering, Sukajadi, Sungai Panas, Taman Baloi dan Belian.

Sagulung empat kelurahan berada di zona merah yakni Sagulung Kota, Sungai Binti, Sei Langkai dan Tembesi.

Lalu, di Batuaji ada Bukit Tempayan, Bulian dan Kining.

Kemudian, tiga kelurahan di Nongsa yakni Batubesar, Kabil dan Sambau.

Kemudian, di Sekupang ada Tanjung Riau, Sungai Harapan, Patam Lestari, Tiban Indah, Tiban Baru dan Tiban Lama.

Lubuk Baja ada Baloi Indah dan Lubuk Baja Kota. Sei Beduk yakni Mangsang, Mukakuning dan Tanjungpiayu.

Bengkong semua kelurahan berstatus zona merah yakni Bengkong Indah, Sadai, Bengkong Laut dan Tanjung Buntung.

Pasien Isolasi Mandiri Melonjak

 

Dari 1.687 kasus aktif di Batam, sebanyak 1.232 pasien menjalani isolasi mandiri. Sebanyak 439 orang diantaranya berada di Asrama Haji Batam.

Sementara, sisanya menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit rujukan.

RS Bunda Halimah merawat 5 pasien, RS Awal Bros merawat 70 pasien dan RS Budi Kemuliaan 28 orang. 

Kemudian, RS Soedarsono Kabil 6 orang, RS Harapan Bunda 13 orang, RS Bhayangkara 12 orang, RS Camatha Sahidya 9 orang.

RS Graha Hermine sebanyak 18 pasien, RSUD Embung Fatimah 109 pasien, RS Elisabeth Batam Kota 47 pasien, RS Elisabeth Sei Lekop 12 pasien, RS Elisabeth Lubuk Baja 38 pasien, RSBP Batam 39 pasien dan RSKI Galang kini merawat 44 warga Batam.

(ude)
Komentar Via Facebook :