Keluarga Akhirnya Ikhlas, Salatkan Abu Kremasi Jenazah Hanif yang Tertukar

Keluarga Akhirnya Ikhlas, Salatkan Abu Kremasi Jenazah Hanif yang Tertukar

Masrur Amin, Ketua Kumpulan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). (Foto: Reza/Batamnews)

Batam, Batamnews - Pasca tertukarnya jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri, pihak keluarga mendiang Abdul Hanif (43) akhirnya mengikhlaskan. Hal ini setelah pihak keluarga jenazah lainnya yang non muslim mengkremasi jenazah Hanif.

Insiden itu pun tak diduga sebelumnya. Diduga jenazah satunya dalam kondisi Covid sehingga tidak dicek sebelum dikremasi.

Keluarga berencana mengambil sisa-sisa abunya untuk disalatkan sebelum dikuburkan.

Baca juga: Kronologi Jenazah Tertukar di Batam, Keluarga Tak Terima Jenazah AH Jadi Abu Kremasi

Perwakilan pihak keluarga, Masrur Amin, mengatakan pihak kepolisian dan keluarga mendiang sudah mengadakan mediasi untuk mencari jalan tengahnya.

"Jadi tadi pihak kepolisian sudah kunjungan untuk menemui keluarga mendiang (Abdul Hanif)," ujar ketua Kumpulan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) itu.

Keluarga akhirnya mengikhlaskan atas peristiwa tersebut. Kemudian pihak keluarga juga tidak menuntut jalur hukum atas peristiwa tersebut.

Baca juga: Jenazah Diduga Covid-19 di Batam Tertukar, AH Seharusnya Dikubur Terkremasi Jadi Abu

Sebelumnya diberitakan, Jenazah tertukar di RS Bhayangkara Batam. Jenazah tersebut milik warga melayu beragama muslim tertukar dengan jenazah warga tionghoa non muslim. 

Namun jenazah muslim malah sudah dikremasi oleh pihak keluarga yang beragama non muslim. Diperkirakan pihak keluarga lainnya tersebut tidak memeriksa sebelum dilakukan kremasi, karena diduga jenazah dalam kondisi Covid sebelum meninggal.

(rez)