https://www.batamnews.co.id

Remaja Singapura Ancam Bunuh Pemain Liga Primer Inggris Neal Maupay

Striker Brighton & Hove Albion, Neal Maupay. (Foto: BT Sports)

Singapura, Batamnews - Striker Brighton & Hove Albion, Neal Maupay dan keluarganya menerima ancaman pembunuhan. Ancaman itu dikirimkan secara online.

Pelaku pengancaman diketahui seorang remaja Singapura bernama Derek Ng De Ren (19). Ia mengirimkan ancaman pembunuhan melalui pesan di Instagram.

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa Singapura, seperti dilansir TodayOnline, pesan tersebut, dikirim empat kali pada Juni dan Juli tahun lalu, muncul setelah pertandingan Liga Premier antara Arsenal dan Brighton pada 20 Juni.

Penjaga gawang Arsenal Bernd Leno menderita cedera lutut yang serius setelah dijegal oleh Maupay dan diangkut keluar lapangan. Arsenal kemudian kalah 2-1.

Pada malam 24 Juni 2020, Ng mengirim pesan kepada Tuan Maupay yang berbunyi: "Kamu pikir kamu akan lolos karena melukai Leno? Tidak mungkin bruv ... Tapi jangan khawatir kamu akan aman kamu menang ' jangan terluka. Lebih menyenangkan melihatmu merasakan sakit saat orang yang kamu cintai mengalami penderitaan. "

Keesokan harinya, Ng mengirim pesan lagi berisi sumpah serapah.

Pada dini hari tanggal 26 Juni, dia juga memberi tahu Maupay: "Keluargamu akan diserang di kemudian hari, lihat saja."

Dia mengikuti ini dengan pesan lain pada 1 Juli: "Menurutmu dengan melaporkan akunku kamu aman? Aku akan membunuhmu dan keluargamu."

Ng menggunakan "kata-kata yang mengancam dengan maksud menyebabkan kesusahan" kepada Maupay dalam pesan-pesan ini, kata lembar dakwaan.

Remaja tersebut menghadapi empat dakwaan berdasarkan Undang-Undang Perlindungan dari Pelecehan Singapura.

Jika terbukti bersalah, dia bisa didenda hingga S $ 5.000, penjara hingga enam bulan, atau keduanya untuk setiap dakwaan.
 

(gea)

Berita Terkait