Halal Bihalal Wako-Wawako Batam Ditiadakan, Diganti Bagi Nasi Kotak

Ilustrasi.

Batam - Pelaksanaan salat Idul Fitri 2020 di Batam diputuskan untuk dilakukan di rumah saja, hal ini terkait status Kota Batam yang masuk zona merah. Tidak hanya itu, segala bentuk kegiatan yang mengundang keramaian juga dilarang.

Hal tersebut juga berpengaruh pada pelaksanaan halal bihalal yang biasanya jadi kegiatan rutin pada hari raya Idul Fitri. Termasuk halal bihalal di kediaman Wali Kota-Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi-Amsakar Achmad ditiadakan.

Sebagai gantinya, Rudi mengatakan akan membagikan nasi kotak kepada warga Batam. Ada 10 ribu nasi kotak yang disediakan nantinya.

"5 ribu dari Pemko Batam, dan 5 ribu dari BP Batam," ujar Rudi beberapa waktu lalu.

Pada pembagian nasi kotak ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Azril Apriansyah mengatakan bahwa akan dilaksanakan di tempat dan waktu yang berbeda.

"Jadwalnya sudah ada," kata dia.

Adapun jadwal pembagian nasi kotak lebaran yaitu, pada pukul 09.00-09.30 WIB akan dilaksanakan di kecamatan Batamkota, tepatnya depan pom bensin Jl. Yos Sudarso, lalu di kecamatan Sagulung yaitu depan SP Plaza, kecamatan Lubukbaja di simpang Martabak Har Nagoya dan kecamatan Sekupang di Simpang Princess-Tiban.

Pada pukul 10.00-10.30 WIB untuk kecamatan Seibeduk di Simpang ATB , kecamatan Batuampar di Simpang Melcem/Sungai Tering dan kecamatan Batuaji di depan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Lalu dilanjutkan pukul 10.30-11.00 WIB, untuk Kecamatan Bengkong di depan Puskesmas Sei Panas, dan terakhir pukul 11.00-11.30 WIB, untuk Kecamatan Nongsa di simpang kawasan industri terpadu kabil (KITK).

Pada pembagian nasi kotak ini juga tetap akan menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

"Polanya seperti pembagian takjil,tidak berlama-lama langsung bergerak, lebih ditujukan untuk yang bertepatan melintas," katanya.

(ret)