
1 minggu yang lalu
Batam, Batamnews – Beredarnya video amatir yang memperlihatkan dugaan tindak pencabulan di perairan Pulau Mubut, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, akhirnya mendapat klarifikasi dari pihak kepolisian.
Polsek Galang memastikan bahwa peristiwa dalam video tersebut bukanlah tindak pidana asusila seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Kanit Reskrim Polsek Galang, Iptu Hasmir, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung terhadap pihak-pihak yang terlibat. Dari hasil penelusuran, pria dan perempuan yang terekam dalam video tersebut ternyata adalah ayah dan anak kandung.
Baca juga: Tak Ikut WFA, Disdukcapil Batam Pilih Tatap Muka: Ratusan Dokumen Selesai Tiap Hari
"Itu bukan pencabulan atau asusila. Kami sudah croscek ke yang bersangkutan dan ayah kandungnya yang saat itu berada di atas kapal kayu," ujar Hasmir kepada wartawan, Jumat, 27 Maret 2026.
Polisi juga memastikan tidak ada laporan resmi yang diajukan terkait kejadian yang terjadi pada Senin, 23 Maret 2026 sore itu.
Sebuah surat pernyataan dari pihak perempuan turut diperoleh Batamnews.co.id. Dalam surat tersebut, ia menyatakan tidak ingin melaporkan kejadian itu ke polisi dan memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
"Dengan ini menyatakan bahwa secara sadar dan sehat terhadap kejadian/permasalahan saya dengan ayah kandung saya berinisial S yang terjadi pada hari Senin 23-03-2026 sekira pukul 16.00 WIB di daerah Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, saya tidak ingin membuat laporan di kantor Kepolisian Polsek Galang Kota Batam, dikarenakan S adalah ayah kandung saya, dan permasalahan tersebut akan diselesaikan secara kekeluargaan," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Dalam surat itu, ia juga menegaskan bahwa pernyataan dibuat tanpa tekanan dari pihak mana pun, dalam keadaan sadar serta sehat jasmani dan rohani.
Baca juga: Baru Dua Pekan Dibuka, Puluhan Pekerja Batam Serbu Posko Aduan THR, Disnaker Siap Tindak Tegas
Video yang menjadi sorotan publik sebelumnya memperlihatkan seorang perempuan berteriak minta tolong saat berada di atas kapal kecil. Ia tampak dipeluk dan diduga digeledah tubuhnya oleh seorang pria yang juga disebut mengancam dengan sebilah parang. Korban kemudian terlihat melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Menurut keterangan warga setempat, kejadian itu diketahui saat rombongan warga yang sedang berwisata melintas dan menyaksikan insiden tersebut.