Tarik untuk refresh
Dramatis! Setelah Tersapu Gelap, Korban Hilang di Perairan PT ASL Ditemukan Selamat

Dramatis! Setelah Tersapu Gelap, Korban Hilang di Perairan PT ASL Ditemukan Selamat

08 Maret 2026 • 09:04

Batam, Batamnews - Tangis haru pecah di dermaga PT ASL, Tanjung Uncang, Batam, Sabtu, 7 Maret 2026 dini hari. Operasi pencarian yang sempat mencekam berakhir dengan keajaiban. Yusuf Tankin, awak kapal yang dilaporkan hilang setelah kapal tugboat terbalik, akhirnya ditemukan dalam keadaan hidup. Kejadian dramatis itu berlangsung di bawah temaram lampu cari. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, dan tim keselamatan perusahaan berjibaku di sekitar bangkai kapal.  Dengan penerangan terbatas, para personel berseragam oranye dan merah terlihat sibuk mengevakuasi seorang pria dari kegelapan perairan. . Setibanya di dermaga, Yusuf langsung dievakuasi menggunakan tandu darurat melewati genangan air menuju posko medis untuk mendapatkan perawatan intensif. "Alhamdulillah, korban yang tertinggal masih hidup," ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau, Diky Wijaya, saat dikonfirmasi. Ia memastikan jumlah korban jiwa tidak bertambah.  "Jadi korban meninggal dunia tetap tiga orang." Dengan ditemukannya Yusuf Tankin yang berstatus Second Engineer, maka kelima awak kapal yang sempat dilaporkan sebagai Person On Board (POB) kini telah ditemukan seluruhnya. Sebelumnya, kecelakaan laut ini terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 siang pukul 14.30 WIB. Kapal nahas tersebut terbalik di titik koordinat 1° 4'44.28"U 103°53'49.39"T. Tiga korban jiwa telah lebih dulu dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Mutiara Aini Batam. Mereka yang meninggal dunia adalah: Abdul Rahman (Kapten Kapal) Guntur Pardede (Chief) Jhonson Bertuahman Damanik (Kepala Kamar Mesin) . Habib Ansyari (ABK) Yusuf Tankin (Second Engineer) Dalam proses pencarian yang menegangkan ini, tim gabungan bahkan menerjunkan Drone Thermal untuk mendeteksi suhu tubuh manusia di tengah gelapnya perairan malam itu. Upaya teknologi dan perjuangan tim di lapangan akhirnya membayar lunas dengan ditemukannya Yusuf dalam keadaan selamat.

Batam, Batamnews - Tangis haru pecah di dermaga PT ASL, Tanjung Uncang, Batam, Sabtu, 7 Maret 2026 dini hari. Operasi pencarian yang sempat mencekam berakhir dengan keajaiban. Yusuf Tankin, awak kapal yang dilaporkan hilang setelah kapal tugboat terbalik, akhirnya ditemukan dalam keadaan hidup.

Kejadian dramatis itu berlangsung di bawah temaram lampu cari. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, dan tim keselamatan perusahaan berjibaku di sekitar bangkai kapal. 

Dengan penerangan terbatas, para personel berseragam oranye dan merah terlihat sibuk mengevakuasi seorang pria dari kegelapan perairan.

Baca juga: Update Kecelakaan Tugboat Tanjung Uncang: SAR Cari Kru Hilang, Perusahaan Siap Tanggung Santunan

Dalam video yang diterima redaksi, korban tampak lemas saat dipindahkan dari bangkai kapal ke perahu karet. Setibanya di dermaga, Yusuf langsung dievakuasi menggunakan tandu darurat melewati genangan air menuju posko medis untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Alhamdulillah, korban yang tertinggal masih hidup," ujar Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Kepulauan Riau, Diky Wijaya, saat dikonfirmasi. Ia memastikan jumlah korban jiwa tidak bertambah. 

"Jadi korban meninggal dunia tetap tiga orang."

Dengan ditemukannya Yusuf Tankin yang berstatus Second Engineer, maka kelima awak kapal yang sempat dilaporkan sebagai Person On Board (POB) kini telah ditemukan seluruhnya.

Sebelumnya, kecelakaan laut ini terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026 siang pukul 14.30 WIB. Kapal nahas tersebut terbalik di titik koordinat 1° 4'44.28"U 103°53'49.39"T. Tiga korban jiwa telah lebih dulu dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Mutiara Aini Batam.

Mereka yang meninggal dunia adalah:

  • Abdul Rahman (Kapten Kapal)
  • Guntur Pardede (Chief)
  • Jhonson Bertuahman Damanik (Kepala Kamar Mesin)

Baca juga: Tugboat Terbalik Telan Korban, PT Pradana Samudra Lines Bertanggungjawab

Sementara dua korban selamat adalah:

  • M. Habib Ansyari (ABK)
  • Yusuf Tankin (Second Engineer)

Dalam proses pencarian yang menegangkan ini, tim gabungan bahkan menerjunkan Drone Thermal untuk mendeteksi suhu tubuh manusia di tengah gelapnya perairan malam itu. Upaya teknologi dan perjuangan tim di lapangan akhirnya membayar lunas dengan ditemukannya Yusuf dalam keadaan selamat.

wa
fb
copy
Batamnews Home
Memuat…