Tarik untuk refresh
Malam Jumat: Bayi Ditemukan Meninggal di Pantai Tanjung Uma Batam, Polisi Selidiki

Malam Jumat: Bayi Ditemukan Meninggal di Pantai Tanjung Uma Batam, Polisi Selidiki

23 Januari 2026 • 00:20

Batam, Batamnews - Sebuah penemuan tragis di malam Jumat mengguncang warga Tanjung Uma, Batam, Kepulauan riau pada Kamis, 22 Januari 2026 malam. Seorang bayi baru lahir ditemukan tewas mengapung di perairan Pantai Tanjung Uma, Lubuk Baja. Jasad bayi mungil itu pertama kali dilihat oleh seorang pemancing. Saksi mata yang mengenalkan diri sebagai Ri menuturkan, ia melihat benda mengapung yang ternyata adalah bayi terbungkus kain batik berwarna coklat. "Saya lihat benar, bayi itu sudah pucat dan tak bergerak. Saya coba tarik kainnya untuk membawanya ke tepi agar tidak terendam," ujar Ri kepada batamnews.co.id. . Saat dievakuasi dari air, kondisi jasad masih terlihat segar dan tali pusarnya masih tersambung.  Karena khawatir, Ri mengaku tidak berani menyentuh atau memeriksa jenis kelamin bayi tersebut. Ia memilih menunggu kedatangan pihak berwajib. Informasi dari video yang beredar menunjukkan jasad bayi dalam keadaan kaku dan terbungkus rapat. . Tim telah melakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kronologi dan identitas bayi malang tersebut.

Batam, Batamnews - Sebuah penemuan tragis di malam Jumat mengguncang warga Tanjung Uma, Batam, Kepulauan riau pada Kamis, 22 Januari 2026 malam. Seorang bayi baru lahir ditemukan tewas mengapung di perairan Pantai Tanjung Uma, Lubuk Baja.

Jasad bayi mungil itu pertama kali dilihat oleh seorang pemancing. Saksi mata yang mengenalkan diri sebagai Ri menuturkan, ia melihat benda mengapung yang ternyata adalah bayi terbungkus kain batik berwarna coklat.

"Saya lihat benar, bayi itu sudah pucat dan tak bergerak. Saya coba tarik kainnya untuk membawanya ke tepi agar tidak terendam," ujar Ri kepada batamnews.co.id.

Baca juga: Warga Batam Geger, Jasad Bayi Ditemukan Terbungkus Kain di Pantai Tanjung Uma

Ia menduga bayi tersebut belum lama dibuang. Saat dievakuasi dari air, kondisi jasad masih terlihat segar dan tali pusarnya masih tersambung. 

Karena khawatir, Ri mengaku tidak berani menyentuh atau memeriksa jenis kelamin bayi tersebut. Ia memilih menunggu kedatangan pihak berwajib.

Informasi dari video yang beredar menunjukkan jasad bayi dalam keadaan kaku dan terbungkus rapat.

Baca juga: Bea Cukai Batam Kembalikan Limbah B3, Empat Kontainer Elektronik Bekas Direekspor

Kepolisian telah menerima laporan kejadian ini. Tim telah melakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kronologi dan identitas bayi malang tersebut.

Play
Stop
WA
FB
Copy
Batamnews Home
Memuat…